Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah mengingatkan masyarakat untuk kembali ‘mengencangkan’ pemakaian masker. Soalnya, kasus Covid-19 berpotensi naik lagi.
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyatakan, potensi lonjakan disebabkan oleh turunan dari Omicron, yakni BA.4 dan BA.5.
Baca juga : Kasus Covid-19 Masih Terkendali
Dari pengalaman sebelumnya, diprediksi puncak tertinggi penularan kasus Covid-19 akan terjadi sekitar satu bulan usai kasus varian baru ditemukan. Paling lambat sekitar akhir Juli.
“Jadi, harusnya di minggu ketiga Juli. Nanti kita lihat lagi,” kata Budi usai rapat terbatas (ratas) bersama Presiden di Istana, kemarin.
Baca juga : Putusan MK Sudah Diprediksi
Karena itu, saat ini masyarakat harus kembali meningkatkan kewaspadaaan terhadap Covid. Hal tersebut sesuai arahan dari Presiden Jokowi saat ratas.
“Lebih baik kita waspada dan berhati-hati. Karena kewaspadaan, konservatifnya kita, dan kehati-hatian kita, sudah memberikan hasil,” imbaunya.
Baca juga : Indonesia Masuk Fase Pandemi Covid Terkendali
Dalam Ratas itu, kata Budi, Presiden Jokowi meminta kedisiplinan memakai masker tetap dijalankan masyarakat. Masker hanya boleh dilepas di ruang terbuka. Tapi, jika ada kerumunan, atau ada yang batuk, disarankan tetap memakai masker.
“Atau kita sendiri merasa tidak sehat silakan memakai masker. Kalau di dalam ruangan yang ada AC sirkulasinya tertutup disarankan juga sebaiknya memakai masker,” tutur Budi.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya