Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
KPK Dan ACC MALADEWA Jajaki Kerja Sama Pemberantasan Korupsi
Rabu, 22 Juni 2022 19:29 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Anti-Corruption Commission (ACC) Maladewa melakukan penjajakan kerja sama dalam pemberantasan korupsi, baik di sektor pencegahan maupun penindakan. Hal ini disampaikan kedua belah pihak saat melakukan virtual courtesy call, di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (22/6).
Wakil Ketua KPK Lili Pantauli Siregar dalam sambutannya menyampaikan, penjajakan kerja sama ini mencakup peningkatan kapasitas kelembagaan maupun SDM, pertukaran informasi praktik baik, pertukaran ahli, serta bidang-bidang lainnya.
"Untuk kepentingan penegakan hukum kita juga dapat bekerja sama dalam hal pertukaran data dan informasi, pencarian orang, pencarian dan pengembalian asset, ekstradisi, penyidikan bersama, dan lain-lain," kata Lili.
Diingatkan Lili, tindak pidana korupsi merupakan kejahatan lintas yurisdiksi yang mendorong pentingnya kerja sama internasional antar-lembaga antikorupsi di dunia.
Baca juga : Gus Halim: Data Desa Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Desa
Apalagi, pelaku korupsi merupakan orang-orang pintar dan punya kuasa, sehingga korupsi disebut sebagai extra-ordinary crime, yang membutuhkan penanganan dengan cara-cara luar biasa.
"Dengan adanya kerja sama antara KPK dan ACC Maladewa diharapkan dapat meningkatkan dan memperkuat komitmen internasional dalam pemberantasan korupsi," harap mantan Wakil Ketua LPSK itu.
Sementara itu, Presiden ACC Maladewa Abdul Shamil mengapresiasi pertemuan ini. Pihaknya akan menyusun suatu komite di tingkat teknis agar diskusi dan pertukaran informasi dapat dicapai secara efektif.
"Bersama kita nantinya akan menyepakati MoU dan diuraikan kerja samanya secara teknis dengan poin utama yakni memerangi korupsi. Uraian tersebut khususnya mengenai kepakaran teknis dan juga terkait bagaimana kita bisa belajar satu sama lain seperti pengalaman penanganan perkara di masa lalu, keberhasilan atau capaian-capaian kinerja masing-masing lembaga," ujar Abdul Shamil.
Baca juga : Indonesia - Rusia Jalin Kerja Sama Jaminan Produk Halal
Dalam pertemuan tersebut turut hadir Deputi Bidang Informasi dan Data KPK Mochamad Hadiyana, Direktur Pembinaan Jaringan Kerja Antar Komisi dan Instansi (PJKAKI) Kartika Handaruningrum, dan sejumlah pejabat struktural lainnya.
Sementara dari pihak ACC Maladewa turut hadir yakni Wakil Presiden ACC Maladewa Abdul Salaam, anggota komisioner ACC Maladewa beserta jajaran stafnya.
Penjajakan kerja sama ini selaras dengan semangat Anti-Corruption Working Group (ACWG) pada Presidensi G20. Dalam forum itu, KPK sebagai Chair mengusulkan 4 isu prioritas.
Keempatnya yakni peningkatan peran audit dalam pemberantasan korupsi dan partisipasi publik dan pendidikan antikorupsi.
Baca juga : BNPT Dan Al-Azhar Mesir Perkuat Kerja Sama Kenalkan Islam Moderat
Kemudian, pencegahan dan kerangka regulasi profesi hukum untuk mitigasi risiko pencucian uang dengan tindak pidana asal korupsi, serta pemberantasan korupsi pada energi terbarukan.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya