Dark/Light Mode

Level PPKM Boleh Turun Tapi Booster Digenjot Ya

Jumat, 8 Juli 2022 07:45 WIB
Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin Covid-19 dosis penguat (booster) kepada warga di kawasan IRTI Monas, Jakarta, Selasa (5/7/2022). (Foto: Antara/Agha Yuninda)
Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin Covid-19 dosis penguat (booster) kepada warga di kawasan IRTI Monas, Jakarta, Selasa (5/7/2022). (Foto: Antara/Agha Yuninda)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah baru saja menurunkan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jabodetabek menjadi Level 1. Padahal satu hari sebelumnya, Jabodetabek ditetapkan berada di Level 2.

Meski kembali berada di PPKM Level 1, namun tak berarti penularan Covid-19 berhenti.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut, penularan Covid-19 bukan karena level PPKM yang diterapkan di satu daerah. “Ada di Level 1 atau 2, tetap ada penularan,” ujarnya di Jakarta, kemarin.

Baca juga : Jokowi: Situasi Covid Masih Terkendali, Booster Harus Terus Digenjot

Semakin tinggi aktivitas masyarakat yang berinteraksi, maka potensi penularan juga ikut tinggi.

Sementara dalam kondisi seperti sekarang, amat sulit membatasi aktivitas keseharian masyarakat di ruang publik. “Kasus akan terus terjadi karena interaksi kita,” imbuhnya.

Sampai kemarin, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat penambahan 2.881 kasus positif Covid-19 di Indonesia. Jakarta menyumbang kasus sebanyak 1.476 kasus, yang menempatkannya menjadi daerah dengan kasus baru Covid-19 tertinggi. Disusul Provinsi Jawa Barat dengan 612 kasus dan Banten 351 kasus.

Baca juga : Pamor Pak Jokowi Turun & Naik Karena Migor

Anies mengingatkan masyarakat yang belum divaksin Covid-19, segera melakukannya.

Bagi yang sudah mendapat dosis primer satu dan dua, perlu juga mendapatkan dosis ketiga atau booster. Vaksin diperlukan untuk mencegah gejala berat akibat Covid-19.

Dia mengatakan, sekarang capaian vaksinasi booster Covid-19 di Jakarta baru mencapai 50 persen.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.