Dark/Light Mode

Demi Kembalikan Kejayaan

Koperasi Siap Nih, Bangun Pabrik Minyak Makan Merah

Senin, 11 Juli 2022 07:55 WIB
Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki. (Foto: Dok. Kemenkop UKM)
Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki. (Foto: Dok. Kemenkop UKM)

 Sebelumnya 
“Tapi saya minta dipercepat. Kalau sudah fixed, bayangan saya BUMN kita juga bisa bantu buat alat ini secara massal,” harap Teten.

Dia berharap, Januari tahun depan, pabrik sudah mulai dibangun. Koperasi sendiri, sudah mulai mengurus izin pendirian pabrik. “Rencana kami serentak produksi di 12 koperasi tersebut,” terangnya.

Sementara investasi yang dibutuhkan untuk pembuatan satu pabrik bisa mencapai Rp 8-10 miliar. Satu koperasi bisa membangun dua sampai tiga pabrik.

Baca juga : Teten Dorong Koperasi Bangun Pabrik Minyak Makan Merah

Jika dihitung ada 20 pabrik saja, maka investasi yang dibutuhkan mencapai Rp 200 miliar.

Hal ini bisa dibantu lewat pembiayaan dengan dana sawit yang ada di Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), yang dikolaborasikan dengan Badan Layanan Umum (BLU) Kemenkop UKM yaitu, Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB).

Untuk marketnya, sambung Menteri Teten, akan diserap oleh anggota koperasi, yang di antaranya merupakan produsen maupun konsumen kuliner.

Baca juga : Pemprov DKI dan Kementan Kolaborasi Jamin Kestabilan Harga Hewan Kurban Dan Pangan Jelang Idul Adha

“Usaha rumah makan ke bawahnya, pakai minyak goreng. Mereka pasti butuh minyak makan merah ini nanti. Jenis makanan apapun yang digoreng pakai minyak makan merah ini, hasil gorengannya juga lebih bagus. Ayam goreng, tahu tempe goreng warna pun jadi lebih cerah tanpa harus dikasih pewarna,” sebutnya.

Sering mengampanyekan “sehatnya” minyak makan merah.

Bagaimana dengan harganya? Teten belum bisa memastikan 100 persen. Namun, dari hitung-hitungan kasar, harganya diperkirakan berkisar di Rp 12 ribu. “Bahkan kalau ini disubsidi juga sama pemerintah, bisa sampai Rp 6 ribu saja,” seloroh Teten.

Baca juga : Juara Malaysia Open, Apri/Fadia Langsung Bidik Gelar Masters

Jadi Legacy

Menteri Teten berkomitmen untuk memperkuat koperasi di sektor produktif. Tak hanya koperasi kelapa sawit, pihaknya juga tengah gencar mendorong penguatan koperasi sektor hortikultura, seperti buah segar/buah tropik dan sayur mayur.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.