Dark/Light Mode

Pegawai BPN Terlibat Mafia Tanah

Hadi: Pecat Dan Hukum!

Selasa, 19 Juli 2022 07:55 WIB
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR /BPN) bekerja sama dengan Polda Metro Jaya menangkap tersangka mafia tanah, terdiri atas pejabat Aparatur Sipil Negara BPN, pegawai tidak tetap di BPN wilayah Jakarta dan Bekasi, Kepala Desa hingga orang jasa perbankan. Hadir (dari kiri) Asisten Bidang Tindak Pidana Umum (Aspidum) Kejati DKI Jakarta Anang Supriatna, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto dan Dirjen Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan (PSKP) Kementerian ATR/BPN Agus Widjajanto, saat konferensi pers bersama di Jakarta, Senin (18/7/2022). (Foto: Khairizal Anwar/RM)
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR /BPN) bekerja sama dengan Polda Metro Jaya menangkap tersangka mafia tanah, terdiri atas pejabat Aparatur Sipil Negara BPN, pegawai tidak tetap di BPN wilayah Jakarta dan Bekasi, Kepala Desa hingga orang jasa perbankan. Hadir (dari kiri) Asisten Bidang Tindak Pidana Umum (Aspidum) Kejati DKI Jakarta Anang Supriatna, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto dan Dirjen Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan (PSKP) Kementerian ATR/BPN Agus Widjajanto, saat konferensi pers bersama di Jakarta, Senin (18/7/2022). (Foto: Khairizal Anwar/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pegawai Badan Pertanahan Nasional (BPN) jangan coba-coba menjadi mafia tanah, jika tak mau kariernya berakhir, ditambah masuk bui.

Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/BPN Marsekal (Purn) TNI Hadi Tjahjanto tak akan ragu mencopot, memecat, dan memproses secara hukum jika ada pegawai lembaganya yang terlibat kasus mafia tanah.

Dia menegaskan, pemberantasan mafia tanah hingga ke akar-akarnya merupakan perintah langsung Presiden Jokowi.

Baca juga : Ke Chelsea, Kalidou Koulibaly Bakal Jadi Pemain Kunci

“Saya akan terus berkoordinasi dengan jajaran Polri, Polda di seluruh wilayah untuk bersama melaksanakan tugas memberantas mafia tanah,” tegas Hadi, saat konferensi pers mafia tanah di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, kemarin.

Menurut mantan Panglima TNI ini, rakyat membutuhkan kenyamanan dan keamanan. Jangan sampai rakyat yang memiliki tanah sah menjadi korban penggusuran akibat mafia tanah.

“Kita tidak ingin rakyat memiliki tanah sah tiba-tiba datang buldoser menggusur,” ingatnya.

Baca juga : Puan Maharani Diibaratkan Padi Yang Merunduk

Dalam memberantas praktik mafia tersebut, pihaknya tidak bisa bekerja sendirian. Dibutuhkan sinergitas antara Polri, pengadilan serta Pemerintah Daerah.

Hadi pun menegaskan, tidak akan segan mencopot bahkan menghukum pegawainya jika terbukti melakukan tindakan yang melanggar aturan, dengan menjadi mafia tanah.

Karena itu, dia meminta seluruh pegawai ATR/BPN tidak main-main menjalankan amanat negara.

Baca juga : Menteri Bahlil Pacu Semangat Mahasiswa Trisakti Untuk Jadi Pengusaha

Hadi juga telah memerintahkan Inspektorat Jenderal Kementerian ATR/BPN mengawal sistem dan kinerja di lingkungan kementeriannya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.