Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Dalam sehari, tercatat ada 5.653 orang Indonesia yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Penyebab peningkatan kasus Covid-19 adalah munculnya subvarian BA.4 dan BA.5. Lonjakan kasus diprediksi tidak akan berhenti di akhir bulan ini. Malah, bulan depan diprediksi lonjakan kasus bakal lebih dahsyat.
“Kalau kita melihat situasi sekarang kemungkinan besar kasus tertinggi itu di awal Agustus,” kata pakar kesehatan masyarakat Dicky Budiman dalam keterangannya, kemarin.
Baca juga : Duh Serem... Ribuan RT Rawan Penularan Covid
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mengumumkan peningkatan kasus sampai dengan Rabu (20/7) adalah sebanyak 5.653 kasus.
DKI Jakarta menjadi daerah penyumbang terbesar dengan angka 2.950 kasus. Kemudian disusul Jawa Barat dengan penambahan 1.076 kasus Covid-19.
Lalu, Banten dengan penambahan 699 kasus Covid-19.
Baca juga : Paket Sembako Kapolri Disalurkan Ke Ribuan Buruh Ternate
Jumlah tersebut adalah hasil tracing melalui pemeriksaan sebanyak 118.906 spesimen yang dilakukan dengan metode real time polymerase chain reaction (RT-PCR) dan tes cepat molekuler (TCM).
Sedangkan jumlah yang meninggal secara keseluruhan per hari adalah sebanyak 10 orang.
Dicky menilai, lonjakan kasus akibat subvarian anyar ini akan memicu gelombang keempat Covid-19 di Indonesia. Lonjakan akan terlihat jelas ketika jumlah orang yang terinfeksi, masuk rumah sakit.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya