Dewan Pers

Dark/Light Mode

Kemenkominfo Dan Kemendagri Gelar Literasi Digital Di Kampus IPDN

Minggu, 24 Juli 2022 09:51 WIB
Kegiatan ASN Makin Cakap Digital di lingkungan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat/Ist
Kegiatan ASN Makin Cakap Digital di lingkungan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat/Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), menyelenggarakan kegiatan literasi digital untuk sektor pemerintahan. 

Kegiatan ini bertajuk “ASN Makin Cakap Digital” di lingkungan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Kegiatan dilaksanakan secara hybrid yang diikuti oleh 1.992 Praja atau mahasiswa-mahasiswi tingkat akhir di IPDN sebagai peserta. 

Kegiatan literasi digital untuk sektor pemerintahan bertujuan meningkatkan pemahaman literasi digital kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN), yang juga termasuk target nasional dan disasar oleh Kemenkominfo untuk mewujudkan transformasi digital di Indonesia. 

Berdasarkan Survei Indeks Literasi Digital Nasional yang dilakukan oleh Kemenkominfo dan Katadata Insight Center pada tahun 2021, didapatkan skor atau tingkat kapasitas literasi digital masyarakat Indonesia sebesar 3.49 dari 5.00. 

Berita Terkait : Seminar Literasi Digital Di Pesantren, Semoga Santri Bijak Gunakan Internet

Berdasarkan skor tersebut, tingkat literasi digital di Indonesia berada dalam kategori “sedang”. 

Kegiatan literasi digital di sektor pemerintahan merupakan salah satu inisiasi Kemenkominfo dalam mempercepat transformasi digital di lingkungan ASN menuju Indonesia #MakinCakapDigital. 

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Direktur Pemberdayaan Informatika Kemenkominfo Bonifasius Wahyu Pudjianto.

“Kegiatan ini diadakan atas kerja sama dari BPSDM Kemendagri dan Direktorat Pemberdayaan Informatika Kemenkominfo untuk meningkatkan kompetensi ASN di bidang digital," kata Bonifasius, seperti keterangan yang diterima RM.id, Minggu (24/7)

Dia juga memiliki harapan untuk para Praja di IPDN Jatinangor guna menyebarluaskan betapa pentingnya literasi digital ke daerahnya masing-masing setelah lulus dari pendidikan di IPDN.

Berita Terkait : Grab, Emtek Dan Bukalapak Percepat Digitalisasi UMKM Di Seluruh Indonesia

“Dari 1.992 peserta Praja atau mahasiswa-mahasiswi tingkat akhir, setelah menyelesaikan pendidikan IPDN akan kembali ke daerahnya masing-masing dan menyebarkan betapa pentingnya mengikuti perkembangan digital” ujarnya. 

Sambutan dilanjut oleh Agus Toyib, Kepala Biro Administrasi Akademik dan Perencanaan IPDN, mewakili Rektor IPDN. 

Agus menyampaikan, kegiatan ini akan membuka wawasan baru mengenai literasi digital. 

"Kita akan mendapatkan wawasan baru dan tentunya memenuhi kebutuhan literasi digital pada saat ini.” ucapnya.

Agus juga mengatakan, kepada para Praja bahwa literasi digital sama pentingnya dengan Baca Tulis Hitung (calistung).

Berita Terkait : Tebar Inspirasi Ganjar, Ribuan Srikandi Gelar Sports Fest Di Sumut 

“Kami mengimbau terutama kepada para Praja bahwa literasi digital merupakan hal yang penting,” katanya.

Kegiatan ini diselenggarakan dengan tiga sesi materi literasi digital secara paralel oleh tiga orang narasumber yang kompeten di bidangnya. Tiga sesi tersebut, yakni Kecakapan Digital, Keamanan Digital dan Etika & Budaya Digital. 

Kegiatan Literasi Digital Sektor Pemerintahan merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia Makin Cakap Digital, yang diinisiasi oleh Kemenkominfo dengan target sebanyak 50 juta orang masyarakat Indonesia mendapatkan literasi di bidang digital hingga tahun 2024. 

Adapun Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan info literasi digital dapat diakses melalui media sosial Instagram @siberkreasi, @literasidigitalkominfo atau website info.literasidigital.id.â–