Dewan Pers

Dark/Light Mode

Wisuda Purnabakti Pengayoman, Tradisi Baru Kemenkumham

Selasa, 2 Agustus 2022 13:16 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly telah mengukuhkan 1.076 Wisudawan dan Wisudawati Purnabakti Pengayoman. Kemenkumham menggelar tradisi baru bagi pegawai yang sudah purnabakti alias pensiun.

Sekretaris Jenderal Kemenkumham Komjen Andap Budhi Revianto mengatakan, pertama kalinya, kegiatan itu pertama digelar pada 1 Agustus 2022.

Menurutnya, prosesi wisuda Purnabakti Pengayoman ini merupakan terobosan baru, yang akan menjadi tradisi Kemenkumham dalam melepas insan-insan pengayoman terbaik yang telah melewati pensiun.

Wisuda Purnabakti Pengayoman akan dilaksanakan secara berkesinambungan menjadi sebuah tradisi baru, yang masuk dalam kalender tahunan sebagai rangkaian perayaan Hari Kementerian Hukum dan HAM, yaitu Hari Dharma Karya Dhika (HDKD).

Berita Terkait : Wamenag Jelaskan Langkah Penyelamatan Harta Benda Wakaf

"Tahun ini, dari 1.076 orang memasuki Purnabakti, sebanyak 78 orang mengikuti wisuda secara tatap muka di Graha Pengayoman, Jakarta. Selebihnya, 998 orang lainnya mengikuti wisuda secara virtual di daerah tugas masing-masing," kata Andap Budhi, kepada RMid, Selasa (2/8).

Prosesi wisuda berlangsung dengan penuh khidmat. Pegawai yang telah purnatugas akan menerima piagam sebagai tanda bahwa yang bersangkutan telah lulus melaksanakan pengabdian dengan baik di Kemenkumham.

Para wisudawan dan wisudawati selanjutnya mengikuti prosesi pelepasan melalui Upacara Pedang Pora, dengan cara melewati pasukan Taruna Poltekip/Poltekim yang tergelar dengan formasi payung pedang membentuk gapura yang merupakan rangkaian pedang kehormatan.

Apalagi, wisuda Purnabakti Pengayoman tersebut sebagai wujud penghargaan serta ungkapan rasa hormat, yang tulus dari keluarga besar Kemenkumham kepada para pegawai yang telah selesai melaksanakan pengabdiannya.

Berita Terkait : Mahfud MD Puji Tjahjo Kumolo Tetapkan Hari Lahir Kemenpan-RB

Jenderal Polisi bintang tiga ini menjelaskan, dedikasi yang tinggi dari para Wisudawan dan Wisudawati ini patut mendapatkan penghargaan yang setimpal atas jasa-jasa mereka dalam menjalankan tugas, pelayanan dan pengabdian pada masyarakat, bangsa, dan negara.

"Ungkapan terima kasih dan apresiasi dari seluruh jajaran Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia atas berbagai capaian prestasi, dedikasi, dan pengabdian yang telah diraih dengan baik. Kami juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas keteladanan yang ditunjukkan selama menjadi Abdi Pengayoman," jelasnya.

 

Andap mengucapkan selamat melanjutkan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara pada dimensi yang berbeda.

Purnabakti bukan akhir dari sebuah pengabdian, tapi menjadi langkah awal mendedikasikan diri sepenuhnya pada masyarakat.

Berita Terkait : Osas Saha, Amunisi Baru Persita

"Teruslah berkarya, memberikan nilai-nilai keteladanan serta menjadi sumber inspirasi positif dalam interaksi sosial. Tetap tunjukkan prestasi hebat di masyarakat sebagai Wisudawan dan Wisudawati Purnabakti Pengayoman," imbuhnya. ■