Dewan Pers

Dark/Light Mode

Kominfo Genjot Pelaku UMKM Papua Masuk Ekosistem Digital

Jumat, 5 Agustus 2022 15:02 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) terus menggenjot pelaku UMKM di Papua mampu memiliki daya saing global. Salah satu caranya dengan menggelar Forum Digitalk bertajuk 'Road to BBI Papua 2022: UMKM Lokal Berdaya Saing Global' pada Kamis (4/8) lalu.

Direktur Informasi, Komunikasi, Perekonomian dan Maritim Kementerian Kominfo Septriana Tangkary mengatakan, melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) terus mengedukasi dan memajukan para pelaku UMKM di wilayah Papua.

"Gernas BBI Papua 2022 merupakan bagian dari percepatan transformasi digital dan industri kreatif nasional. Gerakan ini juga mendorong para pelaku UMKM untuk naik kelas dan berdaya saing global dengan masuk ke dalam ekosistem digital,” katanya, Jumat (5/8).

Pada tahun ini, Kemenkominfo ditunjuk sebagai campaign manager untuk pelaksanaan Gernas BBI di Papua selama Juni-Agustus 2022 dengan tema 'Binar Digital Papua'.

Berita Terkait : Kemenkominfo Dan Kemendagri Gelar Literasi Digital Di Jatim

Adapun, puncak acara akan dilaksanakan di Jayapura pada 24 Agustus 2022. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut diharapkan agar transformasi digital dapat dinikmati dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote.

Wakil Bupati Merauke Riduan mengatakan, percepatan pembangunan di perbatasan harus disegerakan. Untuk itu, Riduan berharap para pengusaha UMKM di Kabupaten Merauke dapat meningkatkan kualitas diri, keterampilan, ilmu pengetahuan untuk meningkatkan produk-produk yang dibuat.

"Dengan pendampingan oleh UMKM dari dinas terkait, saya berharap bisa betul-betul meningkatkan kualitas dan kuantitas produk-produk kita agar ini berdampak kepada ekonomi kerakyatan kabupaten Merauke," jelasnya.

Turut hadir secara langsung dalam kegiatan ini, Synergy Project Leader Telkom Indonesia, Kuncoro Wastuwibowo dan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Dedy Irianto.

Berita Terkait : Satgas PMK Daerah Diminta Genjot Vaksinasi Dosis Pertama

Kuncoro menuturkan, pembinaan ke UMKM bagi Telkom sangat penting. Terlebih lagi di masa pandemi seperti ini dimana daya beli masyarakat menurun.

"Intinya pola pengembangan melalui ekonomi digital untuk UMKM di seluruh Indonesia khususnya di daerah Papua yang sangat kaya. Ini dilakukan lengkap dari penciptaan pasar, pendanaan, kemudian komersialisasi baik dalam dan luar negeri," jelasnya.

Sementara itu, Dedy Irianto menjelaskan, peran dan fungsi Bank Indonesia dalam pengembangan UMKM. Di antaranya menjaga inflasi tetap rendah dan stabil demi menciptakan iklim berusaha yang sehat, juga mendorong peningkatan akses pasar dan keuangan serta mendorong UMKM melakukan onboarding pada platform e-commerce.

"Jadi salah satu fungsi dan tugas Bank Indonesia ini adalah mensupport UMKM ini untuk naik kelas melalui pembimbingan dan pembinaan, sehingga naik kelasnya bukan hanya bank-minded, tetapi juga sudah berpikir online dan bahkan nantinya kita berharap ke arah ekspor," tuturnya.

Berita Terkait : Kemenkominfo Dan Kemendagri Gelar Literasi Digital Di Kampus IPDN

Kegiatan yang diselenggarakan secara hybrid ini juga menghadirkan para narasumber yang memberikan paparan secara online.

Yaitu, Vice President Government Affair Lazada Budi Primawan, Head of Government Relation Dana Felix Sharief, Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintah Daerah III Bina Bangsa, Kemendagri, R. Budiono Subambang serta Founder & CEO Kontrakhukum.com Rieke Caroline.

 

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para peserta pelaku UMKM Papua yang hadir. Sebanyak 80 orang hadir di lokasi serta 415 secara online, baik di aplikasi Zoom maupun Youtube channel DJIKP.

Harapannya, kegiatan serupa terus ada sebagai dukungan Pemerintah terhadap pengembangan UMKM lokal. ■