Dark/Light Mode

Tito Di Acara PAKU Integritas

Pelayanan Publik Kudu Terbebas Dari Korupsi

Jumat, 12 Agustus 2022 07:55 WIB
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (tengah) memberikan keterangan kepada wartawan usai menghadiri Penguatan Antikorupsi bagi Penyelenggara Negara Berintegritas (PAKU Integritas) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (11/8/2022). (Foto: Antara/Reno Esnir)
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (tengah) memberikan keterangan kepada wartawan usai menghadiri Penguatan Antikorupsi bagi Penyelenggara Negara Berintegritas (PAKU Integritas) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (11/8/2022). (Foto: Antara/Reno Esnir)

 Sebelumnya 
Antara lain, melibatkan mantan Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri Ardian Noervianto dalam kasus dugaan suap dana PEN Daerah untuk Kolaka Timur.

Juga, kasus korupsi proyek e-KTP yang menjerat mantan Direktur Pengelolaan Informasi dan Administrasi Ditjen Dukcapil Kemendagri Sugiharto.

“Dari kejadian-kejadian korupsi itu cukup menjadi sejarah yang tidak boleh terulang lagi,” ingat Wawan.

Baca juga : 9 Bulan Pacaran, Kim Kardashian Dan Pete Davidson Putus

Dia kemudian menyoroti risiko korupsi di Kemendagri berdasarkan hasil pengukuran Survei Penilaian Integritas (SPI) tahun 2021.

Sebanyak 55,8 persen responden pegawai menilai ada penggunaan fasilitas kantor untuk kepentingan pribadi.

Kemudian, 40,6 persen responden menyatakan, terdapat pegawai yang membuat kwitansi, biaya transportasi, dan biaya lain dalam perjalanan dinas tidak sesuai dengan ketentuan.

Baca juga : Tim Ayam Jantan Keluar Dari Kutukan

Sementara 35,2 persen responden menyebut ada penyedia barang/jasa pemenang pengadaan memiliki hubungan kedekatan dengan pejabat.

Meski demikian, berdasarkan hasil pengukuran SPI 2021, Kemendagri memperoleh skor indeks integritas sebesar 80,65 atau lebih tinggi dari skor nasional sebesar 72,43.

“Ke depan, harapannya bapak-ibu Kemendagri dapat menjalankan tugas dengan sungguh-sungguh, ikhlas, penuh integritas, profesional, dan menciptakan kebijakan untuk mewujudkan iklim antikorupsi di lingkungan kerja,” pesannya. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.