Dewan Pers

Dark/Light Mode

Beasiswa Indonesia Bangkit Diperpanjang, Ini Jadwal Pendaftarannya

Jumat, 16 September 2022 17:48 WIB
Sekjen Kemenag, Nizar
Sekjen Kemenag, Nizar

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Agama (Kemenag) memparpanjang masa pendaftaran beasiswa Indonesia bangkit tahun 2022. 

Sekjen Kemenag, Nizar mengatakan, pendaftaran beasiswa tersebut, diperpanjang hingga 20 September 2022.

“Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit diperpanjang hingga 20 September 2022,” terang Nizar di Jakarta, Jumat (16/9).

“Namun, perpanjangan masa pendaftaran beasiswa ini tidak berlaku untuk pilihan beasiswa S3 luar negeri. Waktu pendaftaran tahapan seleksinya tetap sama, tidak ada perubahan,” sambungnya.

Berkenaan dengan perpanjangan pendaftaran ini, lanjut Nizar, maka ada penyesuaian untuk tahapan-tahapan selanjutnya.  Seleksi Administrasi misalnya, akan diselenggarakan pada 21–23 September 2022. Hasil Seleksi Administrasi akan diumumkan pada 26 September 2022.

Untuk seleksi bakat skolastik, akan digelar pada 29–30 September 2022. Hasilnya, diumumkan pada 3 Oktober 2022. 

Berita Terkait : Heinz ABC Indonesia Pastikan Produknya Ikuti Standar RI Dan Global

“Untuk seleksi wawancara, digelar 4 – 5 Oktober 2022,” ujar Nizar.. “Hasil seleksi akan diumumkan pada 10 Oktober 2022,” lanjutnya.

Kemenag bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan menyelenggarakan ‘Program Gelar’ Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB). 

Program ini bertujuan mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Kementerian Agama untuk para Dosen, Guru/Pendidik, Tenaga Kependidikan, Mahasiswa, Siswa, Santri dan para pemangku kepentingan lainnya di lingkungan Kemenag. 

Program ini dibuka untuk jenjang Studi Sarjana (S1) dan Pascasarjana (S2 dan S3),, baik di dalam maupun luar negeri.  Program ini diperuntukkan bagi dosen, guru, siswa, pegawai, dan pemangku kepentingan di lingkungan Kemenag yang memenuhi persyaratan.

Ada delapan pilihan program. Beasiswa S1 diberikan dalam bentuk beasiswa penuh untuk empat kategori. Pertama, beasiswa S1 reguler dalam negeri untuk lulusan Madrasah Aliyah/Madrasah Aliyah Kejuruan/Pendidikan Diniyah Formal/Pendidikan Mu’adalah/Pendidikan Kesetaraan pada Pesantren Salafiyah/SMA/SMK pada Pondok Pesantren untuk melanjutkan studi pada jenjang S1 pada perguruan tinggi di dalam negeri.

Kedua, beasiswa S1 Prestasi Dalam Negeri untuk lulusan Madrasah Aliyah/Madrasah Aliyah Kejuruan/Pendidikan Diniyah Formal/Pendidikan Mu’adalah/Pendidikan Kesetaraan pada Pesantren Salafiyah/SMA/SMK pada Pondok Pesantren yang mempunyai prestasi akademik atau non-akademik yang monumental dan diakui untuk melanjutkan studi pada jenjang S1 pada perguruan tinggi di dalam negeri.

Berita Terkait : Puan Dukung Film Indonesia Berlaga Di Ajang Piala Oscar

Ketiga, beasiswa S1 Tahfidz Dalam Negeri untuk lulusan Madrasah Aliyah/Madrasah Aliyah Kejuruan/Pendidikan Diniyah Formal/Pendidikan Mu’adalah/Pendidikan Kesetaraan pada Pesantren Salafiyah/SMA/SMK pada Pondok Pesantren yang memiliki hafalan Alquran dengan kriteria tertentu sehingga layak untuk melanjutkan studi pada jenjang S1 pada perguruan tinggi di dalam negeri.

Keempat, Beasiswa S1 PJJ PAI IAIN Syekh Nurjati Cirebon, untuk guru lulusan Madrasah Aliyah/Madrasah Aliyah Kejuruan/Pendidikan Diniyah Formal/Pendidikan Mu'adalah yang ingin melanjutkan pendidikan ke program studi PAI IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang diselenggarakan secara daring atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). 

Pengaturan detail Beasiswa ini dibuat dalam Pedoman terpisah (tidak diatur dalam Pedoman ini).

Untuk program S2, ada dua jenis beasiswa. Pertama, beasiswa S2 Reguler Dalam Negeri untuk lulusan program D4 atau S1 yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan untuk melanjutkan studi jenjang S2 di Perguruan Tinggi dalam negeri. 

“Kedua, Bantuan Penyelesaian Pendidikan (BPP) S2 Dalam Negeri untuk mahasiswa yang sedang menempuh (ongoing) studi pada jenjang magister (S2) di dalam negeri yang bertujuan untuk membantu percepatan penyelesaian studinya,” jelasnya.

Sedangkan untuk Program  S3, ada tiga jenis. Pertama, beasiswa S3 Dalam Negeri, berupa beasiswa penuh untuk lulusan program S2. Kedua, Beasiswa S3 Reguler Luar Negeri, berupa beasiswa penuh untuk melanjutkan studi pada jenjang S3 di luar negeri. 

Berita Terkait : BEM Nusantara : Pemberian Bansos Solusi Pemerintah, Kami Kawal Agar Tepat Sasaran

“Pilihan kedua ini yang tidak diperpanjang masa pendaftarannya,” jelas Nizar.

Ketiga, Bantuan Penyelesaian Pendidikan (BPP) S3 Dalam Negeri untuk mahasiswa on going pada jenjang doktoral yang bertujuan untuk membantu percepatan penyelesaian pendidikan doktor di Perguruan Tinggi dalam negeri.

Selain ketentuan  yang diatur dalam pedoman pendaftaran sebagaimana tercantum dalam Portal Beasiswa https://beasiswa.kemenag.go.id, kriteria pendaftar beasiswa S2 dan S3 Reguler Dalam Negeri, boleh diperuntukkan bagi mahasiswa semester 1 tahun akademik 2022/2023 di Program Studi pada Perguruan Tinggi yang telah bekerja sama dengan Kementerian Agama.■