Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tragedi Kanjuruhan
Bocoran Dari Mahfud, Komnas HAM Bakal Merekomendasikan Sesuatu Yang Khas
Rabu, 12 Oktober 2022 11:34 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator, Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) yang juga Ketua Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Mahfud MD, menyesalkan kacaunya penyelenggaraan Liga Sepakbola nasional.
Nyawa manusia dibuat pertaruhan karena tak ada jaminan keselamatan yang maksimum.
Baca juga : Di Pintu 13, Penonton Pingsan, Terinjak-injak, Meregang Nyawa
Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) selaku induk cabang olahraga sepak bola Indonesia, PT Liga Indonesia Baru (LIB), Panitia Pelaksana alias Panpel, dan host broadcaster saling lempar tanggung jawab dalam tragedi sepak bola usai laga Arema FC dan Persebaya Surabaya, yang mengakibatkan 132 orang meregang nyawa pada 1 Oktober lalu.
"Ini menjadi salah satu perhatian TGIPF untuk mencari akar masalahnya, sebagai bahan untuk menyusun rekomendasi," kata Mahfud melalui laman Instagramnya, Rabu (12/10).
Baca juga : TGIPF: Stadion Kanjuruhan Tak Layak Gelar Laga Berisiko Tinggi
"Kita juga sudah mendiskusikan dan melakukan crosscheck temuan dengan Komnas HAM. Ada kemungkinan, Komnas HAM merekomendasikan sesuatu yang khas, sesuai kewenangannya. Apa itu? Nanti saja, biar Komnas HAM yang mengumumkan," imbuhnya.
Mahfud memastikan, temuan TGIPF tidak diumumkan sebelum diserahkan kepada Presiden. Karena TGIPF dibentuk dengan Keputusan Presiden (Keppres) untuk keperluan Presiden.
Baca juga : PSSI Kok Tak Merasa Bersalah
"TGIPF akan menyerahkan laporan kepada Presiden, Jumat atau Senin mendatang," pungkas Mahfud. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya