Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
PUPR Gercep Tangani Jalan Ciwidey–Cidaun dan Jalan Ambles Pansela
Senin, 24 Oktober 2022 18:22 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta-Jawa Barat, Ditjen Bina Marga bergerak cepat menangani longsor di ruas Soreang–Rancabali–Cidaun, tepatnya di Jalan Ciwidey–Cidaun KM 239+000, Provinsi Jawa Barat.
Ruas jalan tersebut merupakan jalur vital pergerakan orang dan logistik yang menghubungkan Kota Bandung via Soreang-Rancabali Kabupaten Bandung dengan Jalur Lintas Pantai Selatan (Pansela) Jawa via Cidaun Kabupaten Cianjur.
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan, konektivitas antarwilayah diperlukan agar mobilitas barang, jasa, dan manusia lebih efisien.
"Dengan konektivitas yang semakin lancar akan membantu proses percepatan pembangunan di wilayah tersebut," kata Basuki, Senin (24/10).
Baca juga : Ketua MPR Ajak 'Anak Kolong' Jaga Kesatuan dan Persatuan Bangsa
Kepala BBPJN DKI Jakarta-Jawa Barat, Wilan Oktavian mengatakan, penanganan langsung dikerjakan PPK 2.5 PJN Wilayah II Jawa Barat setelah terjadi longsor, Sabtu (22/10) sore dengan memobilisasi pekerja, personel K3 dan pemasangan rambu eksisting 50 meter sebelum titik longsor.
Selanjutnya, dilakukan pembersihan material untuk membuka akses masyarakat.
“Dalam masa penanganan pada prinsipnya lalu-lintas tidak boleh lumpuh. Oleh karenanya kita buka dulu traffic jalan, minimal agar kendaraan roda dua bisa melintas. Ini untuk menjamin agar aktivitas masyarakat dapat tetap berjalan,” kata Wilan.
Kepala Satuan Kerja (Satker) PJN Wilayah II Jawa Barat, Alik Mustakim mengatakan, penanganan material longsoran dilakukan dengan memecah batu yang menutup badan jalan menggunakan alat breaker dan pembersihan lumpur. Setelah penanganan awal, 2 jam setelah kejadian longsor, kendaraan roda 2 sudah bisa melintas.
Baca juga : PDIP Gelar FGD, Siapkan Peta Jalan Pembangunan Nasional
“Material longsoran kita pecah dengan menggunakan breaker agar mobil bisa melitas. Kondisi jalan tidak memungkinkan untuk memobilisasi alat berat karena sulit untuk melakukan manuver. Alat berat akan menutup seluruh badan jalan eksisting yg lebarnya hanya 4,2 m dan di bawah ada tikungan tajam sehingga bisa jadi potenzi hazard lanjutan, Insya Allah hari ini sudah clear bisa dilewati dua arah,” kata Alik Mustakim.
Selain longsor di ruas Soreang–Rancabali–Cidaun, BBPJN DKI Jakarta-Jawa Barat juga tengah melakukan penanganan gorong-gorong drainase jalan Tegalbuleud-Sindang Barang-Cidaun KM 19, Kampung Cipandak yang ambles tergerus air banjir.
Penanganan sementara telah dilaksanakan dengan pemasangan rambu, garis pembatas/safety line, pemasangan sandbag, dan petugas flagman dan K3 untuk buka tutup arus.
“Alat berat sudah bekerja di lapangan dan mobilisasi material box culvert precast sudah berjalan, ditargetkan selesai pekerjaan pada minggu ini,” kata Alik.
Baca juga : PUPR Tingkatkan Kualitas Jalan Nasional Maluku Utara
Ruas Jalan Tegalbuleud-Sindang Barang-Cidaun merupakan bagian dari Jalur Pansela yang menghubungkan Provinsi Banten dan Jawa Barat di wilayah selatan Jawa Barat. Selain sebagai jalur transportasi masyarakat setempat, Jalan Pansela ini juga merupakan jalur menuju beberapa daerah objek wisata di Jawa Barat bagian selatan, seperti Pantai Jayanti di Cidaun Kabupaten Cianjur, Pantai Santolo dan Rancabuaya di Kabupaten Garut, Pantai Ujung Genteng dan Palabuhan Ratu di Kabupaten Sukabumi, Geopark Ciletuh Palabuhan Ratu di Kabupaten Sukabumi.
Selain itu juga menjadi jalur alternatif pengguna kendaraan selain Lintas Pantai Utara (Pantura) dan Lintas Tengah Pulau Jawa. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya