Dark/Light Mode

Hannover Messe 2023, Peluang RI Tarik Investasi

Rabu, 7 Desember 2022 09:38 WIB
Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso bersama Dirjen Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kementerian Perindustrian, Eko SA Cahyanto saat jumpa pers Hannover Messe 2023. (Foto: Ist)
Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso bersama Dirjen Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kementerian Perindustrian, Eko SA Cahyanto saat jumpa pers Hannover Messe 2023. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Indonesia akan kembali melanjutkan partisipasi sebagai Official Partner Country pada pameran teknologi industri terbesar di dunia, Hannover Messe 2023, setelah sebelumnya di tahun 2021 juga menjadi Official Partner Country. Penyelenggaraan Hannover Messe pada tahun 2021 sendiri dilakukan sepenuhnya secara digital, karena tidak memungkinkan melaksanakan pameran secara fisik pada kondisi pandemi Covid-19.

Kehadiran dan partisipasi kembali Indonesia sebagai Partner Country menegaskan pentingnya pemanfaatan event ini bagi Indonesia untuk dapat menampilkan wajah Indonesia dalam kancah pameran industri global, khususnya dalam upaya transformasi ekonomi, pemulihan ekonomi pasca pandemi, serta showcase atas keunggulan, capaian, dan resiliensi sektor industri nasional.

“Sebagaimana kita ketahui, sektor industri ini kalau kita bicara perekonomian, itu share-nya paling besar. Kalau kita lihat, kontribusi terhadap PDB berdasarkan lapangan usaha di kuartal III-2022 17,88 persen, masih terbesar dibandingkan sektor atau lapangan usaha yang lain, dan pertumbuhannya masih cukup bagus, masih di 4,83 persen,” ungkap Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso dalam Press Conference Partisipasi Indonesia Partner Country Hannover Messe 2023, Selasa (6/12).

Baca juga : Ketahanan Ekonomi Indonesia Jadi Daya Tarik Bagi Investor

Lebih lanjut, Susiwijono mengatakan, Hannover Messe merupakan pameran industri yang terbesar di dunia yang setiap tahun diselenggarakan di kota Hannover, di mana rata-rata dihadiri 225.000 pengunjung dan diikuti perusahaan besar dari seluruh dunia. Di tahun 2023, Hannover Messe akan diselenggarakan pada 17 s.d. 21 April mendatang dimana Indonesia berencana untuk mendatangkan sekitar 150 exhibitor.

“Dengan masih adanya pandemi yang belum selesai, kemudian tensi geopolitik dan berbagai tantangan perekonomian global serta beberapa hal yang dipredisikan di tahun 2023 semakin berat, kita yakin melalui Hannover Messe ini, justru akan mendorong posisi Indonesia terutama di berbagai forum internasional dan juga akan mendatangkan manfaat nyata. Nanti para pelaku usaha, pelaku industri, dan asosiasi mengadakan berbagai pertemuan di forum Hannover Messe dan diharapkan disana ada semacam business deal. Ada kesepakatan- kesepakatan bisnis yang menjadi oleh-oleh nyata dari event Hannover Messe dan kita berharap banyak akan mendorong perekonomian nasional kita,” ujar Susiwijono.

Kehadiran Indonesia sebagai Official Partner Country di Hannover Messe 2023 juga menunjukkan perhatian dan harapan besar dari pihak penyelenggara dan Pemerintah Jerman, mengenai arti penting peran dan posisi Indonesia dalam kancah perekonomian global, khususnya di sektor industri, serta dapat memperkuat hubungan kerja sama Indonesia dengan Jerman.

Baca juga : Ganjar Ngaku Tak Banyak Prestasi

Dirjen Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kementerian Perindustrian, Eko SA Cahyanto menyatakan, Indonesia memandang partisipasi sebagai Official Partner Country Hannover Messe 2023 tidak hanya sebagai ajang branding bagi Indonesia, tetapi juga untuk mendorong peningkatan kapabilitas manufaktur Indonesia dan pembangunan infrastruktur digital. “Serta untuk memperluas dan menjalin kemitraan bagi pelaku industri, khususnya dalam teknologi industri 4.0,” ujar Eko.

Eko mengungkapkan, pada Hannover Messe 2023, Indonesia akan menampilkan teknologi terbaru dan peluang investasi teknologi industri serta menyelenggarakan berbagai rangkaian kegiatan yang terkait industri 4.0, business summit, dan konferensi pada Paviliun Indonesia di Hannover Messe Fairground. Selain industri, Kawasan Industri dan Kawasan Ekonomi Khusus yang bertema industri serta konsep pengembangan Ibu Kota Negara (IKN) juga akan tampil dalam ajang bergengsi tersebut.

“Partisipasi Indonesia sebagai Partner Country Hannover Messe 2023 telah sejalan dengan implementasi inisiatif dalam roadmap Making Indonesia 4.0 yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi pada tahun 2018,” ujarnya.

Baca juga : Yandri Susanto Cerita Kisah Perjuangan Ibunda Tercinta

Selain itu, partsipasi ini merupakan langkah strategis dalam mengatasi tantangan dan peluang industri 4.0 serta potensi besar bagi Indonesia untuk menjalin kemitraan industri 4.0.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.