Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek meminta Tentara Nasional Indonesa (TNI) untuk mengamankan rumah sakit di Sorong, Papua Barat, menyusul aksi kerusuhan di wilayah tersebut. Dengan begitu, masyarakat yang ingin berobat ke sana, mendapatkan rasa aman.
"Kami akan minta kalau misalnya mereka (warga) takut dengan keamanan. Kami minta untuk diawasi atau dibantu oleh TNI, untuk melakukan pengamanan," kata Nila usai bertemu pimpinan KPK di Gedung KPK, Jl. Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (21/8).
Baca juga : Murray Jeblok di Nomor Tunggal
Ada kabar, rumah sakit di wilayah Sorong berhenti beroperasi karena alasan keamanan. Dikonfirmasi soal itu, Nila mengaku belum tahu.
Menkes menegaskan, pelayanan publik, terutama rumah sakit harus tetap berjalan. Menkes bakal mengecek langsung ke sana. "Nanti saya akan cek ke RS Sorong. Kita tetap harus bekerja, kita harus melayani," tegas Nila.
Baca juga : Masih Berlanjut, Aksi Tolak Rasisme di Sorong
Selama dua hari, situasi di Sorong mencekam. Aksi unjuk rasa yang berujung kerusuhan itu merupakan imbas dari aksi massa, yang memprotes insiden yang dialami mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang, Jawa Timur, Sabtu (17/8).
Terkait hal ini, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, dan Wali Kota Malang Sutiaji telah menyampaikan permintaan maaf. Begitu pula koordinator kelompok ormas yang sempat mengepung Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya.
Baca juga : Mendes Tertarik Bikin Rumah Knock Down Di Daerah Transmigrasi
Presiden Jokowi juga mencoba menenangkan agar kerusuhan di Papua tak melebar. Jokowi menegaskan, pemerintah akan berusaha menjaga harkat markat anak bangsa, termasuk di Papua.
"Yakinla, pemerintah menjaga kehormatan dan kesejahteraan Pace Mace, mama-mama yang ada di Papua dan Papua Barat," ujar Jokowi, Senin (19/8). [OKT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya