Dark/Light Mode

Kemendikbudristek Gelar Festival Kurikulum Merdeka Di Kaltim

BPMP Kaltim: SMA, SMK, Dan SLB Sudah Terapkan Kurikulum Merdeka

Senin, 12 Juni 2023 10:09 WIB
Kepala BPMP Kalimantan Timur Khoirullah bersama Ketua Pokja Festival Merdeka Belajar Kaltim Agustina Indah Risky saat memberikan cinderamata di Kantor BPMP, Samarinda, Minggu (11/6). (Foto: Bambang Trismawan/Rakyat Merdeka)
Kepala BPMP Kalimantan Timur Khoirullah bersama Ketua Pokja Festival Merdeka Belajar Kaltim Agustina Indah Risky saat memberikan cinderamata di Kantor BPMP, Samarinda, Minggu (11/6). (Foto: Bambang Trismawan/Rakyat Merdeka)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kepala Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Timur Khoirullah menyampaikan, progres implementasi Kurikulum Merdeka di Provinsi Kalimantan Timur sudah cukup menggembirakan.

Untuk tingkat provinsi yaitu untuk SMA, SMK, dan SLB penerapan kurikulum Merdeka sudah mencapai seratus persen. Sementara untuk tingkat kabupaten, yaitu TK, SD, dan SMP penerapannya baru mencapai 56 persen.

"Untuk Kota Balikpapan dan Samarinda semua sekolah sudah menerapkan IKM. Hanya saja kami tidak menggunakan itu sebagai acuan. Karena di Kaltim ini ada beberapa wilayah terpencil yang sulit dijangkau," kata Khoirullah, dalam diskusi Press Tour, di Kantor BPMP, Samarinda, Kaltim, Minggu (11/6).

Ikut hadir dalam acara ini antara lain Kepala Balai Guru Penggerak (BGP) Kalimantan Timur Wiwik Setiawati, dinas pendidikan kota dan provinsi, sejumlah Guru Penggerak dan perwakilan Sekolah Penggerak.

Press Tour adalah rangkaian acara Festival Kurikulum Merdeka yang digagas oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemendikbudristek.

Baca juga : Siswa Lebih Aktif, Santai Tidak Merasa Terbebani

Acara ini digelar untuk memberikan apresiasi terhadap unit satuan pendidikan yang sudah mengimplementasikan Kurikulum Merdeka.

Press Tour digelar selama dua hari yaitu mulai dari Senin sampai Selasa, 11-12 Juni 2023 di Samarinda, Kalimantan Timur.

Dalam acara ini selain berdiskusi dengan BPMP, juga diadakan kunjungan ke sejumlah sekolah seperti TK Islam Bunga Bangsa, SDN 007 Sungai Pinang, SMA Negeri 11 Samarinda, dan SMK Negeri 2 Samarinda.

Melanjutkan pemaparannya, Khoirullah menyampaikan salah satu tantangan yang dihadapi dalam menerapkan kurikulum Merdeka adalah lokasi sekolah yang berada di daerah terpencil.

Kata dia, letak geografis di Kaltim ini luar biasa. Ada beberapa sekolah berada di daerah terpencil Jangankan akses internet, listrik saja belum ada. Beberapa sekolah bahkan harus ditempuh dengan perjalanan dua hari.

Baca juga : Kemendikbudristek Ajak Kaum Muda Wujudkan Indonesia Merdeka Dan Cinta Keragaman

Selain itu, lanjut dia, latar belakang mitra yang berbeda-beda menjadi tantangan lain. Ada dinas daerah yang menyambut dengan antusias kurikulum Merdeka.

Sementara ada juga yang masih dengan mindset lama yaitu hanya fokus dalam penambahan sarana dan prasarana. Meski begitu, Khoirullah optimis tahun depan progres IKM akan lebih menggembirakan.

"Kami akan kawal betul program kebijakan Merdeka Belajar. Tak bisa setelah sosialisasi terus kami tinggalkan. Juga dengan latar belakang yang berbeda-beda. Mudah-mudahan tahun depan terjangkau semua sehingga di Kaltim bisa menerapkan IKM," ujarnya.

Khoirullah menambahkan, Kurikulum Merdeka adalah praktik baik dalam pendidikan. Sebab, kurikulum ini berpusat pada murid, murid, murid, dan guru. Bagaimana guru menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.

Kata dia, hasil kurikulum ini sudah terlihat di sekolah yang menerapkan kurikulum Merdeka di Samarinda dan Balikpapan.

Baca juga : Kapolri Ajak Mahasiswa Dan Kaum Muda Sebarkan Moderasi Beragama

Tak hanya murid, orangtua pun merasakan hasilnya. Sebagai contoh, hasil konkret penerapan kurikulum merdeka adalah tidak ada bullying di sekolah.

Khoirullah optimis, dengan semakin banyaknya sekolah yang menerapkan IKM, pendidikan di Kalimantan Timur akan meningkat pesat seiring akan dilakukan pembangunan Ibu Kota Negara di Kaltim.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.