Dark/Light Mode

Dinilai Tidak Transparan

Aksi Mutasi Eks Gubernur Bakal Diusut DPRD Sulsel

Minggu, 10 September 2023 07:50 WIB
Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulsel Syaharuddin Alrif. (Foto: Ist)
Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulsel Syaharuddin Alrif. (Foto: Ist)

 Sebelumnya 
Setelah itu, lanjut Alrif, Komisi Aakan mengevaluasi dan memeriksa alasan-alasan di balik pembentukan Pansus, serta mem­berikan rekomendasi mengenai langkah-langkah selanjutnya.

“Keputusan akhir apakah Pansus akan dibentuk atau tidak, akan menjadi hasil dari diskusi dan pertimbangan di tingkat DPRD Provinsi Sulsel,” tandasnya.

Terpisah, anggota DPRD Provinsi Sulsel dari Fraksi PKB Andi Anwar Purnomo juga turut prihatin atas dinonjobkannya pejabat, seperti sejumlah kepala sekolah (Kepsek) SMA, SMK, dan SLB, khususnya di Kabupaten Bulukumba dan Kabupaten Sinjai.

Baca juga : Kebakaran Lagi, Sebagian Akses Menuju Gunung Bromo Ditutup Sementara

Menurut Andi Aan-sapaannya, kebijakan Andi Sudirman Sulaiman menonjobkan sejum­lah Kepsek pada akhir jabatan­nya sebagai Gubernur Sulsel, tidak tepat.

“Saya turut prihatin banyak kepala sekolah yang mengeluhkarena dinonjobkan oleh Andi Sudirman. Hal ini saya ketahui berdasarkan laporan dan aspirasi sejumlah kepala seko­lah di daerah pemilihan saya (Kabupaten Bulukumba dan Sinjai),” ujarnya.

Sementara, Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin menanggapi usulan tersebut dengan sikap terbuka.

Baca juga : Dukung Transformasi Digital, BDDC Gencar Bangun Data Sistem

Menurut dia, pihaknya akan mendukung seluruh langkah yang diambil oleh DPRD Provinsi Sulsel, yang sesuai denganhukum dan aturan yang berlaku.

“Kami menghormati proses yang berjalan di DPRD Provinsi Sulsel. Kami akan bekerja sama secara konstruktif dalam proses ini,” kata Bahtiar.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Minggu 10/9/2023 dengan judul Dinilai Tidak Transparan, Aksi Mutasi Eks Gubernur Bakal Diusut DPRD Sulsel

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.