Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sampaikan Duka Cita Terhadap 30 Korban Tewas
Jokowi: Kerusuhan Wamena Bukan Konflik Etnis
Senin, 30 September 2019 13:34 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi mengucapkan belasungkawa atas tewasnya 33 orang dalam konflik di Wamena, Papua.
"Perlu saya sampaikan, aparat keamanan telah bekerja keras untuk melindungi semua warga," ujar Presiden Jokowi di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (30/9).
Baca juga : Ketua DPR Jenguk Mahasiswa Korban Kerusuhan di RS Pelni
Dia meminta agar peristiwa memilukan itu tidak digeser-geser menjadi konflik etnis. "Itu bukan," tegas eks walikota Solo ini.
Jokowi bilang, ini adalah ulah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang "turun gunung". "Mereka melakukan pembakaran pembakaran rumah warga," ungkapnya.
Baca juga : Kodam Cendrawasih Masih Cek Jumlah Korban Kerusuhan Wamena
Polisi, lanjut Presiden, telah menangkap beberapa tersangka yang melakukan pembunuhan dan pembakaran yang ada di Wamena. "Hari ini saya sudah perintahkan ke Menko Polhukam dan TNI, Polri untuk mengejar perusuh-perusuh yang belum tertangkap," tegas Jokowi.
Dalam kesempatan yang sama, Jokowi mengapresiasi Kepala Suku Lembah Baliem di Wamena yang mengajak dan mengimbau untuk seluruh warga, agar tidak mengungsi keluar Wamena. "Ini saya kira sebuah imbauan yang baik," puji Jokowi.
Baca juga : Menteri Senior Singapura Sampaikan Duka Cita Atas Berpulangnya Habibie
"Karena ada yang masih merasa takut, kemudian minta untuk dievakuasi ke Jayapura, ya dilakukan. Tetapi, kami tetap mengimbau agar masyarakat tidak keluar dari Wamena, karena aparat keamanan sudah bisa mengamankan," imbuhnya.
Presiden pun meminta seluruh masyarakat untuk tetap tenang. Juga, menahan diri dan menghindarkan diri dari berbagai provokasi dan fitnah. "Yang kita lihat di media sosial, banyak sekali isu-isu yang ditebarkan," kata Jokowi. [OKT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya