Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

Kementan Ajak Perempuan Indonesia Maju Jaga Ketahanan Pangan

Kamis, 19 Oktober 2023 20:41 WIB
Inspektur Jenderal Irjen Kementerian Pertanian Kementan, Jan S Maringka.
Inspektur Jenderal Irjen Kementerian Pertanian Kementan, Jan S Maringka.

RM.id  Rakyat Merdeka - Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Pertanian (Kementan), Jan S Maringka mengajak kelompok Perempuan Indonesia Maju (PIM) untuk menjaga ketahanan pangan, demi mewujudkan kedaulatan pangan di Indonesia.

Hal itu, kata Maringka sesuai dengan visi pemerintahan Presiden Jokowi.

"Barangkali kita lupa, mungkin produksi-produksi pangan kita ini kalau tidak kita jaga maka bagaimana keberadaan Indonesia sebagai negara agraris akan kita pertahankan," kata Jan Maringka di acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PIM di Jakarta, Rabu (18/10).

Menurut Jan, banyak cara yang bisa dilakukan dalam menjaga ketahanan pangan. Salah satu upaya sederhana yang bisa dilakukan dengan menanam kacang koro, cabai, tomat, dan bawang.

Baca juga : Airlangga Kenalin Kader Golkar Under 40, Cukup Syarat Maju Cawapres Ke Kaesang

Menurutnya, upaya menanam itu mampu mengurangi ketergantungan terhadap kacang kedelai dan otomatis menekan inflasi.

"Ini adalah salah satu bentuk bagian kita menjaga ketahanan pangan kita. Selama ini kita banyak bergantung dengan masalah-masalah impor antara lain kedelai. Ini menunjukkan bahwa kita mampu memberikan subtitle dari hal-hal yang ketergantungan kita terhadap produk-produk impor tersebut," ujarnya.

Lebih jauh, Jan mengungkapkan, dalam menjaga ketahanan pangan pihaknya tidak bisa melakukan sendiri.

Karenanya semangat kolaborasi harus dilakukan. Baik dengan Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah. Termasuk bekerjasama dengan APIP dan APH serta kelompok tani di Indonesia dan PIM.

Baca juga : BNPT Gandeng Merchant E-Commerce Indonesia, Cegah Penyalahgunaan Barang

Jan mengatakan, dengan keterbatasan-keterbatasan itu akan diketahui anggaran kementerian ini makin lama makin turun tapi akhirnya dengan semangat kebersamaan,

"Kita bisa mewujudkan suatu komitmen bersama dengan Kementerian Desa (Kemendes PDTT) kita wujudkan bagaimana dana desa itu yang sudah dibagikan ke masing-masing (desa) 1 miliar oleh Menteri Keuangan di alokasikan sedikitnya 20 persen untuk anggaran pertanian," papar dia.

Jan berharap apa yang dilakukan Kementerian Keuangan dicontoh Kementerian Pariwisata. Setiap desa yang ada nantinya bisa didorong menjadi agrowisata.

"Mudah-mudahan forum satu meja ini yang dibentuk oleh Perempuan Indonesia Maju (PIM) akan lebih mewujudkan di masa yang akan datang," pungkas Jan. 

Baca juga : Ini 6 Jurus ALFI Jadikan Indonesia Pusat Perdagangan di ASEAN

Diketahui, Rakernas PIM ini juga dihadiri Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Solahudin Uno, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati.

Hadir pula Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Usaha Jasa Keuangan Edukasi dan Perlindungan Konsumen (OJK) Frederica Widyasari Dewi, dan Ketua Umum Perempuan Indonesia Maju (PIM) Lana T Koentjoro. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.