Dark/Light Mode

Dapat Bonus Tambahan Kuota Haji

Menag: Waktu Menunggu Tentu Bisa Berkurang...

Minggu, 22 Oktober 2023 07:30 WIB
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas. (Foto: Antara)
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas. (Foto: Antara)

 Sebelumnya 
Nantinya, jemaah akan men­jalani dua kali pemeriksaan. Tujuannya agar jemaah menge­tahui kondisi dini kesehatannya dan ada waktu untuk melakukan pemulihan.

“Kita mulai awal November untuk screening kesehatan je­maah agar waktunya lebih pan­jang. Jika ada jemaah punya pe­nyakit tertentu, ada waktu untuk memulihkan. Pada pemeriksaan kedua, kalau sudah baik, berhak melunasi. Ini ikhtiar agar kasus jemaah sakit dan wafat di Saudi bisa ditekan,” tuturnya.

Pengamat haji Mahbib Khoiron mengatakan, kuota tambahan ini merupakan kabar baik bagi umat Islam Indonesia.

Sebab, penambahan kuota berbanding lurus dengan masa tunggu bagi calon jemaah haji di Tanah Air. “Masa tunggu yang terlalu lama akan meningkat­kan jumlah jemaah lansia yang berangkat di kemudian hari,” ujarnya.

Baca juga : Zarsqi Optimistis Bisnis Perjalanan Umroh dan Haji Makin Bersinar

Namun demikian, penam­bahan kuota juga bukan tanpa tantangan. Hal ini mengingat kaitannya dengan kesiapan tata kelola, jumlah petugas, dan sistem yang dibangun oleh pemerintah Indonesia.

“Kita tahu, jumlah kematian jamaah haji kita tahun 2023 mencapai 800 lebih. Ini angka tertinggi dalam sejarah penyelenggaraan ibadah haji di Indo­nesia,” ingat dia.

Belajar dari pengalaman terse­but, ia melihat Kementerian Agama bersama Kementerian Kesehatan sedang bekerja keras memperbaiki sistem.

Salah satunya dengan penge­tatan syarat istitha’ah kesehatan bagi para calon jemaah.

Baca juga : BP2MI Minta Tambahan Kuota Penempatan PMI Ke Jepang

“Ini langkah penting karena mayoritas jemaah haji wafat memang dipicu oleh masalah kesehatan, terutama gangguan jantung,” tuturnya.

Mahbib menilai, Pemerintah tidak memiliki banyak waktu, hanya sekitar 5-6 bulanan. Proses pemvisaan akan berakhir pada 29 April 2024.

“Tantangan makin berat karena kerja-kerja pembenahan sistem ini berlangsung di tengah hiruk-pikuk politik yang sedang panas-panasnya,” ucapnya.

Untuk diketahui, Indonesia tahun depan mendapat kuota haji 221 ribu jemaah. Jumlah itu terdiri atas haji reguler dan haji khusus.

Baca juga : Serangan Israel Makin Menggila, WNI Nunggu Dievakuasi

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Minggu 22/10/2023 dengan judul Dapat Bonus Tambahan Kuota Haji, Menag: Waktu Menunggu Tentu Bisa Berkurang...

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.