Dark/Light Mode

Pentingnya Keterlibatan Semua Lapisan Masyarakat

Papua Paru-paru Dunia Hutannya Wajib Dijaga

Minggu, 19 November 2023 07:30 WIB
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nur­baya. (Foto: Dok. KLHK)
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nur­baya. (Foto: Dok. KLHK)

 Sebelumnya 
Sebab itu, kebakaran di Papua harus dicegah. Berdasarkan data Kementerian LHK sejak Januari-Oktober 2023, luas kebakaran hutan dan lahan di Indonesia mencapai 994.313 hektare.

Angka itu jauh lebih kecil dibandingkan dengan negara-negara lain, seperti Kanada dengan luas kebakaran hutan mencapai 18,5 juta hektare, Brazil 3,6 juta hektare, Amerika Serikat 2,4 juta hektare dan Si­beria 1,2 juta hektare.

Baca juga : Petrokimia Gresik Komit Tingkatkan Kesehatan Masyarakat Sekitar Perusahaan

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian LHK Bambang Hendroyono menegaskan, hu­tan di Papua memiliki manfaat besar. Peran masyarakat sekitar hutan sangat penting untuk ikut aktif.

“Peran masyarakat di Papua dan wilayah lainnya yang aktif menjaga hutan telah membantu dunia dalam menekan pemana­san global,” terangnya.

Baca juga : Kebebasan Beragama Harus Terus Dilindungi

Perlindungan hutan di Papua sangat baik dengan program utama Kemeneterian LHK pengendalian perubahan iklim.

Menurut Bambang, upaya mitigasi, adaptasi tentu harus dilakukan masyarakat di Papua, sehingga kelestarian hutan dapat terjaga dengan baik.

Baca juga : Netanyahu: Gencatan Senjata Sama Saja Menyerah Pada Teroris, Ini Waktunya Perang

“Masyarakat Papua sudah ha­rus menjaga alam dan hutan, se­hingga pencemaran polusi dapat teratasi dengan baik,” ujarnya.

Bambang menjelaskan, pihaknya mempunyai pro­gram Forestry and Other Land Uses (FOLU) Net-Sink pada 2030. Ini merupakan suatu kondisi tingkat serapan karbon sek­tor kehutanan dan penggunaan lahan lainnya sudah berimbang atau bahkan lebih tinggi dari tingkat emisi yang dihasilkan sektor tersebut pada tahun 2030.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.