Dark/Light Mode

Penguatan Pangan Bareng FAO

Generasi Muda Mesti Peduli Sektor Pertanian

Rabu, 17 Januari 2024 07:30 WIB
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. (Foto: Dok. KSP)
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. (Foto: Dok. KSP)

 Sebelumnya 
Eks Panglima TNI ini meng­ingatkan, cara bertani yang modern ini harus banyak diketa­hui anak muda.

Selama ini, generasi muda enggan bertani karena gengsi dan tidak menjanjikan. Adanya kerja sama bareng FAO ini maka kegiatan bertani akan dibuat lebih modern dan menarik, khu­susnya bagi kawula muda.

Baca juga : Gus Halim Ingatkan Pembangunan Desa Harus Jadi Prioritas Indonesia

“Anak muda tidak hanya ber­pandangan bahwa bertani itu berlumpur-lumpur. Kita justru bisa berikan pemahaman ber­tani dalam arti lebih luas. Mulai dari riset, budidaya pascapanen sampai rantai pasok dapat ter­penuhi,” papar Moeldoko.

Program pelatihan regenerasi petani ini ditargetkan diikuti oleh 150 ribu pemuda Indonesia. KSP akan mendapat dukungan rencana aksi dari Badan Pangan Nasional, Kwarnas Pramuka, Himpunan Kerukunan Tani Indonesia, serta Badan Riset dan Inovasi Nasional.

Baca juga : 2.222 Pengusaha Bela Bangsa Deklarasi Prabowo-Gibran Menang Satu Putaran

Asisten Perwakilan FAO di Indonesia Ageng S. Herianto menjelaskan, nantinya upaya pemuda tidak hanya terbatas pada proses produksi.

Namun juga, bekerja pada seluruh rantai pasar. Lalu dalam pelaksanaannya, FAO akan membangun training center di bumi perkemahan untuk ke­lompok Pramuka penegak dan pandega.

Baca juga : Ramuan Ganjar Maksimalkan Tekad Anak Muda Majukan Pertanian, Modernisasi!

“Kemudian mereka akan menerapkan proses innova­tive farming system berdasar­kan ketertarikan mereka untuk memperoleh pendapatan dari pasar dan bagaimana teknologi yang lebih inovatif untuk menerapkan kreativitas mereka,” kata Ageng.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Rabu 17/1/2024 dengan judul Penguatan Pangan Bareng FAO, Generasi Muda Mesti Peduli Sektor Pertanian   

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.