Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
BNPT Siapkan Perangkat Countering Terrorism and Preventing Violent Extremism
Jumat, 16 Februari 2024 18:13 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyiapkan perangkat pekerjaan countering terrorism and preventing violent extremism (CTPVE).
Hal itu dilakukan untuk memperkuat kemampuan Pusat Pengendalian Krisis alias Pusdalsis, sebagai salah satu sarana penanggulangan terorisme.
"Hari ini adalah momen penting, kita bekerja mulai hari ini menyiapkan perangkat countering terrorism and preventing violent extremism," kata Kepala BNPT Komjen Rycko Amelza Dahniel, saat Penandatanganan Kontrak Kerja di Kantor BNPT, Jakarta, Jumat (16/2/2024).
Baca juga : BNPT: Terus Perangi Propaganda Terorisme yang Ancam Pemilu
Rycko berharap, BNPT memiliki monitoring center untuk memantau keberadaan mantan narapidana terorisme, atau mitra deradikalisasi yang berada di wilayah Indonesia.
"Pusdalsis kita harapkan punya kemampuan menjadi command center, kemudian karena tugas pusdalsis adalah monitoring keberadaan mitra deradikalisasi yang sudah kembali ke masyarakat maka perlu kemampuan monitoring center,” harapnya.
Mantan Kalemdiklat Polri ini menyampaikan, Pusdalsis akan menjadi pusat pengolahan data dan informasi.
Baca juga : Kebijakan Penangkapan Ikan Terukur Kendalikan Lingkungan
Sehingga, BNPT dapat menjadi alat presiden dalam mengendalikan krisis saat terjadi aksi teror.
Sementara itu, Direktur Utama PT Nexus Tama Rendy Michael mengaku senang dapat ikut serta dalam transformasi BNPT. Hal itu juga sebagai tanggung jawab moral yang harus ditunaikan.
"Sebuah kebanggaan bagi kami karena bisa berpartisipasi dalam transformasi BNPT. Hal tersebut juga memberikan kami tanggung jawab moral. Kami terima dan akan kami laksanakan sebaik-baiknya untuk memaksimalkan kinerja BNPT," tandasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya