Dark/Light Mode

Jaksa China Cari Ilmu Ke Negeri Kita

Minggu, 27 Oktober 2019 23:42 WIB
Jaksa China Cari Ilmu Ke Negeri Kita

RM.id  Rakyat Merdeka - Pepatah tuntutlah ilmu sampai ke Negeri Cina mungkin sudah saatnya diubah. Soalnya, Sabtu (26/10) lalu, Markas Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan Republik Indonesia (Badiklat Kejaksaan) kedatangan jaksa China yang ingin belajar dan mencari ilmu di negeri kita. 

Kabadiklat Setia Untung Arimuladi menerima kedatangan para delegasi jaksa yang berasal dari Guangxi, China. Rombongan Jaksa Cina dipimpin Deputy Chief Prosecutor Guangxi, Wei Fuxi. 
Delegasi yang berjumlah 8 orang berkesempatan keliling komplek Diklat Kejaksaan untuk mengetahui pola pendidikan e-learning berbasis teknologi dan informasi. Termasuk melihat sejumlah prasarana, ruang kelas, asrama siswa dan fasilitas pendidikan lainnya.

Baca juga : Menang Atas China, Fakhri Husaini Puji Kekompakkan Pemain Timnas U-19

“Kedatangan mereka untuk studi banding. Serta saling bertukar pengalaman. Khususnya di bidang pendidikan bagi para jaksa,” tutur Setia Untung saat menjelaskan maksud kedatangan para Jaksa China ini.

Sementara Wei Fuxi mengaku kagum dengan sarana dan prasarana yang dimiliki Badiklat Kejaksaan. “Kami sangat surprise melihat prasarana yang dimiliki Badan Diklat Kejaksaan Republik Indonesia ini. Sistem pendidikan kami memang sudah modern, tetapi di sini sudah lebih modern. Terutama terobosan teknologi dan informasinya,” tutur Wei Fuxi yang menyampaikan kesan-kesannya, usai diterima Kabadiklat Setia Untung.
Memang, kata Wei Fuxi, ada beberapa pola yang belum dimiliki oleh Badiklat Kejaksaan. Namun dengan diplomatis dia menolak untuk menyebutkan pola yang dimaksud.

Baca juga : Real Madrid Vs Brugge, Misi Hitamkan Rapot

“Sistem teknologi dan informasinya di sini lebih modern. Kegiatan belajar siswa bisa dimonitor melalui handphone secara interaktif. Tapi ada yang belum dimiliki di sini. Dan, di tempat kami sudah ada. Karena itu kami mengharapkan kerjasamanya untuk saling tukar pengalaman. Nanti Bapak Kabadiklat juga bisa melihatnya secara langsung,” jelas Wei Fuxi.

Sebelum ke Indonesia, delegasi jaksa Guangxi ini juga telah mengunjungi pusat pendidikan jaksa negara lain. Seperti Filipina, Kamboja, Myanmar dan Singapura. Namun dia mengatakan, sistem pendidikan dan prasarana yang dimiliki Indonesia lebih modern dibanding negara-negara tersebut.
“Kami harus mengakui di Indonesia ini ternyata paling modern. Untuk itu kami ingin melakukan kerjasama yang lebih intens,” tambah Wei.

Baca juga : Yuk Naik Kereta Api Di Hari Istimewa Kereta Api

Setia Untung menambahkan, kunjungan jaksa asal Cina itu sangat penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Khususnya untuk menciptakan para jaksa yang berkualitas.
“Ke depan saya berharap Diklat Kejaksaan ini mampu melahirkan sumber daya manusia unggul. Yang bisa mendukung untuk menuju Indonesia maju,” kata Untung. [JON]
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.