Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Menteri AHY Sampaikan Komitmen RI Kerja Sama Ekonomi Dengan Azerbaijan
Selasa, 28 Mei 2024 14:12 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono menegaskan komitmen pemerintah Indonesia untuk terus mempekuat kerja sama dengan Azerbaijan.
Hal itu disampaikan Menteri AHY saat menyampaikan sambutan sebagai Tamu Kehormatan dalam Peringatan Kemerdekaan Republik Azerbaijan di Jakarta Selasa (27/5).
“Kedepannya, kami berkomitmen untuk lebih memperkuat kemitraan dan menjajaki jalur kerja sama ekonomi baru yang akan saling menguntungkan kedua negara,” tegas Menteri AHY.
Baca juga : Rilis Aplikasi Kawal Haji, Wujud Komitmen Kemenag Mudahkan Jemaah
Dalam pidatonya, Menteri AHY menjelaskan, sejarah Indonesia dan Azerbaijan dimulai pada awal abad ke-20 yang ditandai dengan kuatnya rasa solidaritas dan kerja sama serta tujuan bersama untuk mencapai penentuan nasib sendiri dan kedaulatan.
“Hal ini menjadi landasan hubungan bilateral yang telah berkembang selama bertahun-tahun, dan ditandai dengan kerja sama yang kuat di berbagai bidang, termasuk perdagangan, investasi, energi, layanan publik, dan pendidikan,” ujarnya.
Ia mengatakan, dalam aspek ekonomi, Azerbaijan telah menjadi pemasok minyak mentah bagi Indonesia hingga mencapai angka 255,7 juta dolar pada 2023 dengan sektor minyak dan gas menjadi komoditas utama.
Baca juga : Indonesia Dan Korsel Perkuat Kerja Sama Sektor Industri, Perdagangan, Dan Energi
Sementara dalam bidang hubungan regional dan multilateral, baik Indonesia maupun Azerbaijan juga memiliki kesamaan prinsip, seperti halnya sama-sama tergabung di organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Organisasi Kerjasama Islam (OKI), dan Gerakan Non-Blok.
“Ini yang ingin saya tekankan, melalui kerja sama parlementer ini, diharapkan dapat memegang peranan penting dalam memperkuat hubungan bilateral dan meningkatkan pemahaman dan rasa saling menghormati antar bangsa,” jelas AHY.
Sementara Duta Besar Azerbaijan untuk Republik Indonesia, Jalal Sabir Mirzayev mengatakan, momen Kemerdekaan Azerbaijan akan membawa perubahan besar dan positif bagi negaranya di semua sektor.
Baca juga : Atasi Air, Menteri Sandi: Pemanfaatan Teknologi Pengelolaan Air Perlu Dilakukan
“Kemerdekaan ini menjadi langkah besar bagaimana kita dapat mengembangkan ide dan gagasan terkait pengembangan ekonomi dan manajemen sumber daya manusia. Karena inilah kita tumbuh dan semakin tumbuh,” ungkapnya.
Ia berharap, Indonesia akan ikut bekerja sama pada penyelenggaraan konferensi internasional terkait perubahan iklim, yaitu Conference of the Parties (COP) 29. Pada COP 29 yang akan berlangsung November 2024 mendatang, Azerbaijan didapuk menjadi tuan rumah untuk penyelenggaraannya.
“Melihat Indonesia yang turut aktif dalam mengatasi isu global perubahan iklim, kami berharap untuk bekerjasama dengan Indonesia dalam rangka COP 29. Melalui konferensi internasional ini diharapkan dapat memberikan hasil yang terbaik bagi seluruh negara,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya