Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Antisipasi Kekeringan Dan Jaga Produktivitas
Pemerintah Genjot Pompanisasi
Senin, 1 Juli 2024 07:25 WIB
Sebelumnya
Ono mengakui, sungai bukanlah kewenangan Kementerian Pertanian (Kementan), tapi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Sebab itu, dia mendorong, Kementan berkoordinasi dengan kementerian lain dalam menjalankan program pompanisasi.
Selain itu, tambah dia, Kementan juga harus membangun komunikasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda), sebelum menjalankan program tersebut. Jangan sampai, pompa yang diberikan terbuang percuma, karena kekurangan embung air.
“Kesiapan daerah harus dipastikan. Sebab, di beberapa lokasi, membutuhkan embung untuk menyiapkan pasokan air. Ada daerah yang saat kemarau kekeringan, saat musim hujan kebanjiran. Coba cek lagi, jangan sampai kejadian El Nino 2023 terulang, dan kita terkaget-kaget,” tutur Ono.
Baca juga : Banteng Rayu Kepala Garuda
Program pompanisasi yang tengah dijalankan pemerintah, juga menuai beragam tanggapan netizen di media sosial X. Akun @kangforward mengaku, mengapresiasi program pompanisasi yang digenjot pemerintah.
Dia meyakini, program tersebut bisa menjadi solusi pengairan atas masalah yang dihadapi petani. “Masuk musim kemarau, Pak @jokowi udah mikirin solusi penanganan teranyar. Program pompanisasi di seluruh Indonesia,” cuitnya.
Sementara akun @T4kt4upun meminta, program pompaniasi yang dijalankan Pemerintah, diimbangi dengan pengurangan impor beras. Menurut dia, langkah itu penting dilakukan, agar harga gabah di tingkat petani tidak anjlok saat musim panen.
Baca juga : Kemendag Diminta Hati-hati
“Bagus juga turun ke sawah, menyerahkan pompa (pompanisasi) kepada para petani. Tapi, jangan impor beras, ya pak. Kasihan para petani selalu rugi saat produksi beras melimpah saat musim panen,” harapnya.
Akun @Tukanglas_plg memiliki pendapat berbeda. Dia mempertanyakan, kenapa program pompaniasi digeber saat Indonesia sudah masuk awal musim kemarau.
“Kekeringan. Pompanisasi? Debit air kan sedikit. Bagaimana sih logikanya. Apanya yang mau dipompa? Angin? Lebih masuk akal jika dibuatkan sumur bor agar debit air mencukupi, dan buat listrik pakai panel surya. Kemudian, air dialirkan melalui saluran irigasi,” tandasnya.
Baca juga : Kadin: Pebisnis Jangan Terlena Oleh Data Makro
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Senin, 1 Juli 2024 dengan judul Antisipasi Kekeringan Dan Jaga Produktivitas, Pemerintah Genjot Pompanisasi
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya