Dark/Light Mode

Tahun Ini, 26 Trayek Tol Laut Kebagian PSO Rp 439 M

Kamis, 16 Januari 2020 10:17 WIB
Ilustrasi Tol Laut (Foto: Istimewa)
Ilustrasi Tol Laut (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus menggenjot program Tol Laut di tahun keenam pelaksanaannya. Hingga Januari 2020,  26 trayek tol laut telah beroperasi dengan anggaran mencapai Rp 439 miliar.

Terkait hal ini, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Wisnu Handoko mengatakan, selama lima tahun terakhir, pihaknya sudah mempelajari berbagai kebutuhan untuk penyelenggaraan tol laut.

Baca juga : Tahun Baru, Trafik Data Telkomsel Naik 16 Persen

"Selama lima tahun ini, kami banyak belajar. Antara lain, mengkalkulasi standar-standar biaya pelabuhan dan BBM. Akhirnya, dengan biaya yang  hampir sama, kita bisa buka rute lebih banyak," kata Wisnu di Jakarta, Kamis (16/1).

Tahun 2018, Tol Laut baru berjumlah 15 rute. Tahun 2019, bertambah empat menjadi 19 trayek. Dan pada awal 2020 ini, menjadi 26 trayek.

Baca juga : Siang Ini, Jokowi Bakal Resmikan Tol Layang Japek

Wisnu menjelaskan, program Tol Laut menjadi proses pembelajaran bagi pemerintah dan pelaku usaha, agar menjadi lebih efisien dalam pemakaian anggaran.

Wisnu juga menyebut, keterlibatan sektor swasta dalam program Tol Laut terus meningkat. Ada 7 trayek yang dikelola swasta, dan 19 trayek digarap BUMN.

Baca juga : Tingkatkan Layanan Tol Laut, Kemenhub Gandeng Gojek

Tahun ini, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Agus H. Purnomo telah menandatangani kontrak Public Service Obligation (PSO) atau kewajiban pelayanan publik untuk angkutan laut, senilai Rp 3,65 trillun.

Jumlah tersebut terdiri dari pengoperasian kapal Tol Laut logistik sebesar Rp 439 miliar, angkutan perintis Rp 1,09 triliun, PSO penumpang kelas ekonomi Rp 2,0 triliun, angkutan khusus ternak Rp46,5 miliar, dan angkutan kapal rede Rp 24 miliar. [KPJ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.