Dark/Light Mode

Sekolah Rakyat Harus Berjalan Sesuai Prosedur

Mensos Minta Peserta Didik Diawasi 24 Jam

Sabtu, 5 September 2026 06:55 WIB
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat menggelar Rapat Koordinasi bersama Kepala Sekolah Rakyat se-Indonesia melalui Zoom pada Rabu (2/9/2026). Foto: Dok. Kemensos
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat menggelar Rapat Koordinasi bersama Kepala Sekolah Rakyat se-Indonesia melalui Zoom pada Rabu (2/9/2026). Foto: Dok. Kemensos

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf meminta seluruh Kepala Sekolah Rakyat (SR) memperkuat kepemimpinan dalam mengelola sekolah berasrama. Pengawasan terhadap murid, kepatuhan terhadap tata kelola dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi tiga hal yang harus menjadi perhatian utama.

Pria yang akrab disapa Gus Ipul itu menekankan, karakter Sekolah Rakyat sebagai sekolah berasrama membuat pengawasan terhadap peserta didik harus dilakukan selama 24 jam. Pengawasan diperlukan untuk memastikan keamanan, sekaligus mencegah terjadinya perundungan, kekerasan seksual dan intoleransi di lingkungan sekolah.

“Yang jadi perhatian kita bersama soal pengawasan. Karena ini boarding school (sekolah berasrama), maka anak-anak harus terawasi selama 24 jam, tanpa kompromi. Upayakan ini menjadi kesadaran dari bapak-ibu sekalian,” ujar Gus Ipul dalam keterangan resminya, Kamis (3/9/2026).

Menurutnya, kepala sekolah perlu melibatkan wali asuh dan wali asrama dalam melakukan pengawasan. Fasilitas kamera pengawas atau CCTV juga harus dimanfaatkan untuk memastikan keamanan dan memantau kondisi para siswa.

Baca juga : Sekjen Golkar Minta Kader Kompak Dukung Pemerintah

Selain itu, kepala sekolah diminta memastikan seluruh proses penyelenggaraan Sekolah Rakyat berjalan sesuai tata kelola dan prosedur yang berlaku.

Hal itu mencakup pengelolaan keuangan yang bebas dari korupsi dan konflik kepentingan, serta penerapan standar pembelajaran dan pengelolaan asrama yang setara di seluruh Sekolah Rakyat.

Dalam hal kolaborasi, mantan Wakil Gubernur Jawa Timur itu meminta kepala sekolah memperkuat konsolidasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Hubungan dengan masyarakat sekitar, Pemerintah Daerah dan guru tamu, menurut dia, harus terus dibangun dengan baik.

“Sekolah Rakyat berjalan karena kita bergerak bersama. Guru tamu dilibatkan aktif, bukan pelengkap. Jadi guru-guru tamu ini meskipun sifatnya sementara, tapi libatkan dengan penuh, bangun kesadaran dengan para guru tamu itu. Tidak boleh bekerja setengah-setengah di lingkungan Sekolah Rakyat,” tegasnya.

Baca juga : BI Kerek Insentif Likuiditas Demi Dorong Kredit UMKM

Gus Ipul juga meminta seluruh kepala sekolah mulai bulan depan menyusun laporan mengenai kondisi masing-masing peserta didik. Laporan tersebut mencakup kondisi kesehatan, perkembangan mental, serta latar belakang setiap siswa.

Mantan Wali Kota Pasuruan itu memberikan waktu satu hingga tiga bulan kepada kepala sekolah untuk beradaptasi dengan peserta didik dan lingkungan baru sebelum penyelenggaraan Sekolah Rakyat memasuki tahap berikutnya.

“Jadi para kepala sekolah silakan ini disampaikan dengan baik. Saya masih memberikan satu kesempatan selama satu sampai tiga bulan kepada para kepala sekolah ini untuk beradaptasi, untuk menyesuaikan diri dengan siswa yang baru, dengan lingkungan yang baru. Setelah itu kita harus take off,” katanya.

Gus Ipul juga menyoroti kondisi sejumlah Sekolah Rakyat yang lokasinya berdekatan dengan wilayah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Salah satunya pembangunan gedung permanen SRT 1 Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.

Baca juga : Task Force Hanura Minta Kader Perkuat Kerja Nyata

Karena itu, dia meminta kepala sekolah memperhatikan kondisi para murid sekaligus meningkatkan koordinasi dengan Pemerintah Daerah.

“Mohon untuk koordinasi betul dengan Pemerintah Daerah. Karena jaraknya juga dekat dengan posisi pembangunan permanen Sekolah Rakyat,” pintanya. SSL

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Sabtu, 5 September 2026 dengan judul "Sekolah Rakyat Harus Berjalan Sesuai Prosedur Mensos Minta Peserta Didik Diawasi 24 Jam"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.