Dark/Light Mode

Hujan-Hujanan Tinjau Panen Bawang Putih di Temanggung, Mentan All Out Bantu Petani

Rabu, 15 April 2020 20:45 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bersama Dirjen Hortikultura Kementan Prihasto Setyanto (payung hitam) dalam kunjungan kerja pemantauan bawang putih di Temanggung, Jawa Tengah, Rabu (15/4). (Foto: Dok. Kementan)
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bersama Dirjen Hortikultura Kementan Prihasto Setyanto (payung hitam) dalam kunjungan kerja pemantauan bawang putih di Temanggung, Jawa Tengah, Rabu (15/4). (Foto: Dok. Kementan)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo meninjau panen sekaligus tanam bawang putih di Temanggung, Jawa Tengah. Kondisi hujan dan jalanan yang becek tak menghalangi antusias Syahrul untuk menyaksikan langsung situasi pertanaman bawang putih di sana.

"Jadi kami bersama Aster (Asisten Teritorial TNI Angkatan Darat), Kabareskri‎m, sama-sama melihat hasil karya Pak Bupati (Bupati Temanggung) dalam rangka mempersiapkan bawang putih nasional. Ternyata bawang putih di sini bisa tumbuh cukup walau tipikal-tipikalnya berbeda dengan yang kita impor," kata Syahrul, di Desa Kledung, Kecamatan Petarakan, Temanggung, Jawa Tengah, Rabu (15/4).

Berita Terkait : Percepat Distribusi Pangan, Kementan Teken MoU dengan e-Commerce dan STA Cigombong

Turut hadir Dirjen Hortikultura Kementan Prihasto Setyanto, Asisten Teritorial TNI AD Mayjen George Elnadus Supit, Bupati Temanggung Muhammad Alkhadzyd, dan sejumlah pejabat eselon I Kementan. Syahrul menaruh apresiasi tinggi atas jerih payah para petani menanam bawang putih. Sebab, selain produktivitasnya cukup tinggi, bawang putih di Temanggung ternyata lebih berkhasiat dan punya bau yang khas dan wangi.

"‎Bupati sampaikan tadi bawang putih untuk bibit di sini jangan sampai tidak diambil pemerintah. Saya katakana, antara Mentan dan Bupati harus satu. Rakyat harus distimulan sedemikian rupa agar semakin bergairah karena bagaimana pun kita butuh bawang putih. Kita berharap petani kita bisa merasakan kehidupan yang lebih baik dengan menanam sesuatu yang kita butuhkan," jelas menteri asal Sulawesi Selatan ini.

Berita Terkait : Kementan Revitalisasi 33 Pasar Tani di Seluruh Indonesia

Untuk itu, Syahrul perintahkan bawahannya selalu all out dan memastikan komoditas yang selama ini pemenuhan kebutuhannya dipasok ‎dari luar negeri bisa terus berproduksi. Syahrul ingin petani bawang putih bisa terus maju, makin modern sehingga ke depan pemenuhan bawang putih tak lagi impor tapi cukup dari petani.

‎"Tentu kita akan mendorong petani kita bisa menanam lebih banyak lagi. Dengan dana (APBN) yang ada, harus bisa maksimalkan untuk kemajuan petani kita," harapnya.
 Selanjutnya