Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

UI Berikan Bantuan 300 Unit Ventilator Kepada Gugus Tugas

Rabu, 24 Juni 2020 19:41 WIB
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo menerima secara simbolis satu set ventilator Covent-20 dari Rektor UI, Ari Kuncoro yang didampingi Menteri Riset dan Teknologi (Menristek), Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (24/6).
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo menerima secara simbolis satu set ventilator Covent-20 dari Rektor UI, Ari Kuncoro yang didampingi Menteri Riset dan Teknologi (Menristek), Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (24/6).

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo menerima bantuan ventilator produk para peneliti Universitas Indonesia (UI) di Graha BNPB, Jakarta, pada Rabu (24/06).

Doni mengapresiasi produk anak bangsa yang sangat bermanfaat dalam penanganan pasien Covid -19. 

UI menyerahkan 300 unit ventilator dengan nama Covent -20, yang akan didistribusikan ke sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 di Indonesia. 

Doni yang juga Kepala BNPB menerima secara simbolis satu set ventilator Covent-20 dari Rektor UI, Ari Kuncoro yang didampingi Menteri Riset dan Teknologi (Menristek), Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro.

“Penyerahan ini mewakili 300 ventilator Covent-20 yang akan didistribusikan kepada lebih dari 180 rumah sakit rujukan Covid-19 dan rumah sakit di seluruh Indonesia, melalui skema donasi. Pendistribusian diharapkan selesai pada akhir Juni 2020. Angka 300 tentunya masih jauh dan pemenuhan kebutuhan di Indonesia,” ujar Ari.

Baca juga : Posisi Kepala Gugus Tugas Jangan Disodori ke Petahana

Ia juga mengharapkan partisipasi semua kalangan untuk percepatan penanganan Covid-19 di Tanah Air. 

“Ventilator ini merupakan hasil riset multidisiplin di UI, terutama para akademisi dari FKUI dan FTUI, untuk membantu penanganan pandemi Covid -19 sebagai wujud kemandirian produksi alat kesehatan dalam negeri,” tambahnya.

Sementara itu, Menristek, Bambang Brodjonegoro menyampaikan bahwa penyerahan ventilator ini adalah bukti dari kerja keras para peneliti dan inovator Indonesia.

 Mereka telah telah berhasil melahirkan lima ventilator yang didesain dan diproduksi di Indonesia dalam tempo tiga bulan terakhir. 

“Sampai saat ini, sudah ada 5 ventilator yang mendapatkan izin edar dari Kementerian Kesehatan, jadi siap dipakai oleh Rumah Sakit, maupun Fasilitas Kesehatan lainnya. Lima lagi, sedang dalam tahap uji klinis,” ujar Bambang.

Baca juga : Kadin Indonesia Terima Bantuan 25.000 Masker dari UID

Covent -20 adalah ventilator transport lokal rendah biaya yang dikembangkan oleh Tim Ventilator UI. 

Covent -20 unggul karena telah dinyatakan lulus uji klinis manusia untuk mode ventilasi CMV (Continuous Mandatory Ventilation) dan CPAP (Continuous Positive Airway Pressure) dari Kementerian Kesehatan RI pada 15 Juni 2020. 

Mode CMV lebih kompleks dibandingkan dengan mode CPAP, karena mengatur nafas pasien pada saat pasien berada dalam kondisi tidak sadar, dan sepenuhnya fungsi pernafasan diregulasi oleh ventilator. 

Selain itu, Covent-20 juga telah memperoleh Izin Edar dari Kementerian Kesehatan a, Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan, pada 19 Juni 2020.

Saat ini, produksi Covent -20 diproduksi oleh beberapa mitra produsen Alat Kesehatan (Alkes) di antaranya PT Enesers Mitra Berkah, PT Graha Teknomedika, dan PT Pindad. 

Baca juga : BI Beberkan Indikator Stabilitas Rupiah, Ini Isinya

Produksi Covent-20 dilakukan dengan skema penggalangan donasi dari beberapa perusahaan, komunitas masyarakat dan alumni UI di bawah koordinasi Ikatan Alumni Fakultas Teknik UI (Iluni FTUI). 

Tim Pengembang Ventilator UI merupakan kolaborasi dari para peneliti di Fakultas Teknik UI (FTUI) dan Fakultas Kedokteran UI (FKUI), Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), RSUP Persahabatan Jakarta, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Jakarta II Jurusan Teknik Elektromedik. [DIR]
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.