Dark/Light Mode

Pariwisata Banten Dipromosikan Di Hadapan Dubes Cina

Jumat, 22 Februari 2019 15:59 WIB
Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menunjukkan peta Banten kepada Duta Besar China Xiao Qian dan rombongan di Kantor Wakil Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug, Kota Serang, Kamis (21/2). (Foto: Istimewa).
Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menunjukkan peta Banten kepada Duta Besar China Xiao Qian dan rombongan di Kantor Wakil Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug, Kota Serang, Kamis (21/2). (Foto: Istimewa).

 Sebelumnya 
“Seingat saya data Kemenpar itu menyebutkan, wisman asal Cina memang sedikit belanja souvenir. Tapi kalau untuk pengeluaran yang lain, seperti akomodasi dan lainnya mereka terhitung royal,” katanya. Mengingat hal itu, kata Andika, sektor pariwisata di Banten harus bisa ambil bagian mengambil kue pasar pariwisata dari kunjungan wisman asal Cina ke Indonesia. 

Andika mengaku, pihaknya akan secara khusus membahas kesiapan dan promosi pariwisata Banten untuk pasar wisman asal Cina tersebut dengan stakeholder pariwisata di Banten. Terkait investasi Cina di sektor pariwisata di Banten, kata Andika, sebelumnya pernah dilakukan kesepakatan antara perusahaan pengembang dalam negeri dan perusahaan asal Cina. 

Baca juga : Tiga Dinasti Di Tanah Jawara Berebut Kursi Senator

“MoU (memorandum of understanding) itu akhir tahun lalu di Jakarta atas inisiasi Kemenpar,” tambah Andika. Sebelumnya diberitakan, perusahaan Cina berkomitmen menginvestasikan dana senilai satu miliar dolar AS atau sekitar Rp 14,5 triliun (kurs Rp 14.500 per dolar AS) di kawasan pariwisata Tanjung Lesung, Pandeglang.

Komitmen tersebut dituangkan dalam dokumen LoI antara Direktur Utama Yunnan Ice Sea Invstment Group Wei Xiao Lin dan Direktur Utama Jababeka Budianto Liman dalam Forum Investasi, Perdagangan, dan Pariwisata Terkini 2018 di Beijing, Jumat (14/12) akhir tahun lalu. 

Baca juga : Wow Keren, Indonesia Peringkat Ke-6 Negara Terindah Dunia

Pertukaran dokumen LoI antar kedua perusahaan tersebut disaksikan oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Duta Besar RI untuk Cina Djauhari Oratmangun. Tanjung Lesung merupakan salah satu dari 10 destinasi pariwisata nusantara selain Bali yang dikenal dengan “10 New Bali Destinations”. [DIK/AEP/BNN]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.