Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Final FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK, Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
- Hasil Investigasi Imipas: 13 Bangunan Lapas Cibinong Dibangun Napi Sejak 2023
- Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto Dipecat sebagai ASN, Apa Dasar Hukumnya?
- Wisnu Hani Putranto Dipecat Sebagai ASN, Buntut Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
- Polisi Kawal Ketat Final Indonesia Vs Thailand di GBK, Kerahkan 10.121 Personel
Klaster Di Kementerian Melonjak
Menteri Tjahjo: Karena Pengawasannya Lemah
Minggu, 20 September 2020 07:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo menilai, meningkatnya klaster penularan Covid-19 di kementerian disebabkan lemahnya pengawasan.
Layanan tatap muka harus segera dikurangi oleh Aparatur Sipil Negara (ASN). “Taati protokol kesehatan, seperti penggunaan masker, perilaku hidup bersih dan sehat serta pembatasan pertemuan tatap muka secara langsung,” kata Tjahjo di Jakarta.
Baca juga : Kalau Mau Disamaratakan, Pelayanannya Kudu Prima
Dia bilang, pemerintah tidak hanya menekankan penerapan protokol kesehatan bagi masyarakat, tapi ASN juga diwajibkan disiplin menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Virus Corona.
“Perlu dilakukan pengawasan yang ketat atas penerapan protokol kesehatan pegawai ASN dari masing-masing Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di kementerian dan lembaga,” ujarnya.
Baca juga : Kantor Menteri ESDM Raih Penghargaan Gedung Hemat Energi Se-ASEAN
Hal tersebut, menurutnya, telah tertuang dalam Surat Edaran Menteri PAN-RB Nomor 58/2020 sebagaimana telah diubah dengan SE Nomor 67/2020.
Selain itu, dia juga meminta PPK di kementerian, lembaga dan pemda selalu melaporkan efektivitas pelaksanaan penyesuaian sistem kerja dalam tatanan normal baru di masa pandemi Covid-19.
Baca juga : Pilkada Tak Boleh Ancam Jiwa Dan Perkembangan Anak
Khusus untuk kementerian, lembaga dan pemda di wilayah Jabodetabek harus melaporkan pembagian tugas kedinasan dan shift kerja ASN secara rutin setiap pekan.
“Hal tersebut untuk mencegah terjadinya penularan yang dapat terjadi di transportasi umum ataupun lingkungan kantor,” ungkap Tjahjo.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya