Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
Airlangga: Pemerintah Datangkan Vaksin Covid-19 Selain Sinovac
Kamis, 24 Desember 2020 17:21 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah berencana mendatangkan vaksin Covid-19 selain Sinovac. Vaksin tersebut rencananya masuk Indonesia pada kuartal II-2021.
Begitu kata Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto di Jakarta, Kamis (24/12).
Baca juga : Varian Baru Covid-19 Sudah Sampai Singapura
Vaksin yang akan datang adalah Astra Zeneca, vaksin dari program Covax, dan Pfizer. “Pemerintah sudah mengirim Letter of Interest dan sedang dalam proses negosiasi,” ujarnya.
Dari Covax, kata dia, pemerintah juga sudah ada komitmen 10 persen, jadi ini sedang dikejar mengenai waktu. Dari segi dana, pengadaan dan akses sudah disiapkan seluruhnya oleh pemerintah.
Baca juga : KAI Buka Layanan Rapid Test Antigen Di 15 Stasiun
Ketua Tim Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) itu mengatakan, program Covax merupakan program yang salah satunya dipimpin oleh aliansi vaksin global GAVI. Dia berharap, komitmen penyediaan vaksin Covid-19 itu bisa ditingkatkan menjadi 20 persen dari jumlah penduduk.
Ketua Umum Golkar ini mengatakan, pemerintah juga sudah mendapatkan akses terhadap vaksin lain yakni Moderna.
Baca juga : Pemerintah Patut Prioritaskan Digitalisasi Untuk Sektor UMKM
Sebelumnya vaksin dari Sinovac sebanyak 1,2 juta dosis sudah tiba di Tanah Air dan kini menunggu izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Rencananya, juga akan tiba 1,8 juta dosis vaksin Sinovac pada Januari 2021 dan sebanyak 15 juta dosis dalam bentuk bahan baku. [DIT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya