Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Menkes: Vaksin Sinovac Segera Didistribusikan Ke-34 Daerah
Kamis, 31 Desember 2020 16:10 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah akan segera mendistristribusikan Vaksin Sinovac yang telah datang ke 34 provinsi di Indonesia.
Begitu kata Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banteng, Kamis (31/12).
Untuk diketahui, tadi siang 1,8 juta dosis Vaksin Sinovac tahap kedua tiba di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Kedatangan vaksin itu disaksikan Menkes dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.
Baca juga : 1,8 Juta Dosis Vaksin Sinovac Tiba Di Soekarno-Hatta, Langsung Dibawa Ke Bio Farma
Dengan kedatangan 1,8 juta dosis Vaksin Sinovac tahap kedua ini, maka saat ini sudah ada 3 juta dosis Vaksin Sinovac di Tanah Air.
"Kami berharap sebelum rakyat kembali masuk bekerja di Bulan Januari, insyaAllah vaksin sudah bisa kita distribusikan ke 34 provinsi di Indonesia," ujar BGS, sapaan akrab Budi Gunadi Sadikin.
Presiden Jokowi sudah menginstruksikan seluruh jajaran kabinet untuk tidak berlibur selama tahun baru guna terus bekerja keras memastikan program vaksinasi nasional bisa dijalankan sebaik-baiknya untuk melayani seluruh masyarakat.
Baca juga : Besok, 1,8 Juta Vaksin Sinovac Tiba Di Indonesia
Dia mengatakan, setelah didistribusikan ke 34 provinsi di Indonesia, maka program vaksinasi akan mulai dilakukan bagi tenaga kesehatan. Program vaksinasi adalah salah satu strategi utama untuk menyelesaikan masalah pandemi Covid-19.
Budi juga meminta, semua pihak untuk tidak melupakan kepatuhan terhadap protokol kesehatan. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan di sini bisa diikuti, dikerjasamakan, didukung masyarakat. Karena tidak mungkin pemerintah bisa melakukan ini sendiri.
Pemerintah juga terus melakukan komunikasi untuk mengamankan suplai vaksin dari berbagai sumber lain. [DIT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya