Dark/Light Mode

Menkes Prihatin Pasien Membludak

Duh, Beban Nakes Semakin Berat Aja

Kamis, 7 Januari 2021 12:40 WIB
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (BGS). (Foto: Satgas Covid-19)
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (BGS). (Foto: Satgas Covid-19)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (BGS) prihatin dengan membludaknya pasien Covid-19 di Tanah air. Hal ini tentu semakin memberatkan beban tenaga kesehatan (nakes).

Menurut BGS, kondisi rumah sakit (RS) yang semakin penuh oleh pasien Covid-19 merupakan imbas dari libur natal dan Tahun Baru. Apalagi, masih banyak masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan (prokes) saat berlibur.

Padahal, sudah lebih dari 500 nakes yang meninggal dunia akibat tertular Covid-19.

Berita Terkait : Menteri BGS Sampaikan Duka Mendalam Kematian Nakes Saat Menangani Covid-19

“Karena itu, saya minta tolong. Kita bantu mereka (nakes), lindungi mereka. Kita jaga mereka dengan mengurangi mobilitas,” imbau BGS.

Menurutnya, selain menjaga diri, upaya pembatasan mobilitas juga untuk melindungi para nakes yang bertugas menangani Covid-19.

“Sudah cukup 500 orang wafat. Jangan lebih banyak lagi. Tolong bantu mereka,” pinta BGS lagi.

Berita Terkait : Prinsip Kesehatan Masyarakat Jangan Cuma Jadi Lips Service

Eks Direktur Bank Mandiri itu mengatakan, masyarakat bisa membantu dengan menjalani prokes secara disiplin. 3M, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak, harus dilakukan secara ketat.

“Jangan lupa memakai masker. Sekali lagi, jangan lupa memakai masker,” tegasnya.

Sementara, salah satu Relawan lapor Covid-19 Tri Maharani mengatakan, laporan data kondisi keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) ruang Intensive Care Unit (ICU) di rumah sakit rujukan pasien Covid-19 Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) sudah terisi 100 persen.
 Selanjutnya