Dewan Pers

Dark/Light Mode

Perbaikan Tata Kelola Layanan Birokrasi, Ini Empat Fokus Strategis Kemenag

Kamis, 7 Januari 2021 21:18 WIB
Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Sa’adi. (Foto: ist)
Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Sa’adi. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Sa’adi mengatakan, ada empat fokus strategis yang akan dilakukan oleh Kementerian Agama (Kemenag) dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

Hal ini dikatakan Wamenag di hadapan para pejabat eselon I dan II saat mewakili Menag pada Exit Meeting Pelaksanaan Evaluasi Reformasi Birokrasi, Sakip, dan Zona Integritas pada Kementerian Agama tahun 2020 di Jakarta, Kamis (7/1).

Berita Terkait : Perwakilan UNDP Puji Tata Kelola Lingkungan RI

“Fokus pertama adalah penyederhanaan struktur dan kelembagaan birokrasi,” terang Wamenag. “Tiga fokus lainnya adalah manajemen kinerja, manajemen risiko, dan pemanfaatan teknologi,” sambungnya.

Wamenag meminta semua jajaran strategis Kemenag berkomitmen dan berkontribusi secara optimal sesuai tugas, fungsi dan perannya dalam proses implementasi reformasi birokrasi. Pemimpin birokrasi pada berbagai level tingkatannya, pusat maupun daerah, harus menjadi teladan dan mampu melibatkan seluruh komponen organisasi, terus mengembangkan inovasi, dan membangun budaya organisasi yang kondusif dalam meningkatkan daya saing.

Berita Terkait : Telkom Group Pastikan Kualitas Layanan Prima Saat Libur Nataru

“Pelaksanaan reformasi birokrasi 2020-2024 agar benar-benar mampu meningkatkan kapasitas birokrasi sehingga dapat memenuhi harapan masyarakat,” pesannya.

Menurut dia, seluruh jajaran pimpinan satuan kerja yang telah membuat kontrak kinerja WBK dan WBBM agar berkomitmen dalam mengkoordinasikan implementasi reformasi birokrasi melalui Pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM pada tahun 2021-2024 secara optimal, sehingga akan terwujud satuan kerja di setiap Wilayah Kementerian Agama Provinsi yang memproleh predikat WBK dan/atau WBBM. [DIR]