Dark/Light Mode

Mendarat Di Maumere, Mensos Pastikan Bantuan Warga Di NTT Terpenuhi

Kamis, 8 April 2021 14:20 WIB
Menteri Sosial Tri Rismaharini (tengah) saat mendarat di Bandara Fransiscus Xaverius Seda, di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis pagi (8/4). (Foto: Kemensos)
Menteri Sosial Tri Rismaharini (tengah) saat mendarat di Bandara Fransiscus Xaverius Seda, di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis pagi (8/4). (Foto: Kemensos)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Sosial Tri Rismaharini hari ini kunjungan kerja menuju Maumere ibu kota Kabupaten Sikka, telah mendarat di Bandara Fransiscus Xaverius Seda, di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis pagi (8/4). 

Selanjutnya, Mensos dan rombongan langsung menuju Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur, NTT. Perjalanan diperkirakan makan waktu 3 jam. Ini adalah perjalanan dinas Mensos kedua kali di kawasan Indonesia Timur tersebut yang kini tengah dilanda bencana banjir bandang dan longsor.

Pada Senin dan Selasa lalu, Mensos telah menemui dan menyapa penyintas bencana di Nusa Tenggara Barat dan NTT. Amukan Siklon Seroja menyebabkan banjir dan longsor di kedua wilayah ini mengakibatkan dampak dan kerusakan serius baik material maupun immaterial.

“Kunjungan kali ini saya ingin memastikan kebutuhan warga yang belum tersentuh bantuan terpenuhi juga mengajak masyarakat dan dunia usaha untuk turut membantu warga terdampak bencana,” kata Mensos saat mendarat di Bandara Fransiskus Xaverius Seda, NTT (8/4).

Berita Terkait : Kunker Ke NTT, Risma Pastikan Logistik Korban Bencana Terpenuhi

Kali ini, Mensos menempuh sejumlah titik kunjungan untuk memastikan masyarakat menerima bantuan. Mensos akan kembali ke Pulau Adonara, lalu ke Pulau Alor, dan ke Sumba Timur.

Dari kunjungannya Senin dan Selasa lalu, Mensos mencatat, kesiapan SDM Kemensos seperti Taruna Siaga Bencana (Tagana) sudah cukup baik. Namun karena ada keterbatasan peralatan, makanan yang disiapkan untuk pengungsi tidak bervariasi dan makan waktu lama disiapkan.

“Ini karena di sana tidak ada kompor gas. Jadi ya masaknya lama. Kita akan bawa kompor gas nanti. Selain itu, juga akan dibawa kering tempe, orek tempe, selain juga obat-obatan. Kami juga sedang mengusahakan alat berat,” ujar Risma.

Pada prinsipnya, kata Risma, bantuan dari Kemensos sudah siap disalurkan. Hanya saja karena bencana membuat akses transportasi terkendala cuaca. Akses jalan yang terputus juga menjadi tantangan tersendiri.

Berita Terkait : Pengawasan Diperketat, Menko Mahfud Pastikan Dana Otsus Papua Diperpanjang

“Misalnya kemarin bantuan dari Maumere, mau nyeberang ke Odonara. Tapi karena cuaca ngga bagus, ya ngga bisa. Tapi untuk saya kemarin, saya paksakan,” katanya.

Bantuan Kemensos diterbangkan ke lokasi bencana dengan pesawat Hercules milik TNI. “Ini bantuan dari Bapak Panglima TNI. Bentuk sinergitas antar instansi,” katanya.

Menurut keterangan resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), data per Rabu (7/4) jam 14.000, tercatat warga meninggal dunia 124 orang, sebanyak 74 orang hilang, 129 orang luka-luka, dan 4.465 orang terdampak.

Kemudian, sebanyak 688 rumah rusak berat, 272 rusak sedang, dan 154 rusak ringan. Tercatat sebanyak 1.962 rumah terdampak, fasilitas umum sebanyak 87 unit, dan 24 fasilitas umum rusak berat.

Berita Terkait : Buka Rakornis Ditjen Rehsos 2021, Mensos : Perkuat Integrasi Dan Perbanyak Inovasi

Risma memastikan penyintas bencana di NTB dan NTT tercukupi kebutuhan dasarnya. Untuk memenuhi kebutuhan mendasar dan meringkan beban para penyintas bencana di NTB, Kemensos mengirimkan bantuan logistik, berupa permakanan, perlengkapan keluarga, peralatan evakuasi, serta peralatan sandang dengan total Rp 1.254.302.685.

Adapun untuk penyintas bencana di NTT, Kemensos telah menyalurkan bantuan sebesar Rp 2.704.056.695. Dengan perincian bantuan logistik tanggap darurat (buffer stock) sebesar Rp 672.056.695; logistik tanggap darurat (belanja langsung) sebesar Rp 672.000.000; santunan ahli waris untuk 83 Jiwa sebesar Rp 1.245.000.000; dan santunan korban luka berat sebanyak 23 jiwa dengan nilai Rp 115.000.000. [DIR]