Dark/Light Mode

Biarpun Nggak Mudik, Lebaran Tetap Asyik

Senin, 10 Mei 2021 05:05 WIB
Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Istimewa)
Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Namun, saat ini semua ditun­tut realistis menghadapi kon­disi pandemi Covid-19. Artinya, meski tidak mudik karena alasan kesehatan, masyarakat tetap bisa Lebaran.

“Bagi masyarakat, Idul Fitri menjadi ajang merajut silaturahmi. Tapi tanpa mudik pun, sebetulnya tetap bisa silaturahmi melalui kecanggihan teknologi seperti video call, zoom dan lainnya,” ujar Ida kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Baca juga : Puan: Larangan Mudik Jangan Ganggu Distribusi Logistik

Ketua Asosiasi Program Studi Sosiologi Indonesia (APSSI) ini menjelaskan, tujuan penting dari mudik tidak sekadar bertemu. Dalam merayakan Idul Fitri, ada motivasi beragama serta upaya untuk mengikat tali ke­bersamaan.

“Jadi, inti utama mudik bukan hanya temu kangen sama orang­tua, kerabat atau sahabat. Tapi mengajarkan bentuk-bentuk solidaritas sosial, kepedulian so­sial, demi ketahanan masyarakat dan keluarga,” jelasnya.

Baca juga : Ajak Demo Tolak Larangan Mudik, Tiga Orang Ditangkap Polda Metro Jaya

Untuk menjaga sekaligus memperkuat ikatan kekeluargaan, menurut Ida, bisa disesuaikan dengan kondisi pan­demi seperti sekarang. Menjalin komunikasi bisa melalui aplikasi pertemuan virtual. Cara itu tidak menghapus inti utama dari tu­juan mudik.

Dengan cara tersebut, masyarakat tetap merayakan Lebaran meski tidak mudik. Malah alokasi dana untuk mudik bisa dimanfaatkan untuk yang lain.

Baca juga : Telanjur Mudik, Gimana Caranya Minimalkan Risiko Covid?

Ida juga mengomentari ten­tang program THR, bansos, program BBI dan lainnya yang mengucur jelang Lebaran.

Menurut dia, sebetulnya sebuah program tidak berkaitan dengan motivasi warga untuk mudik. Tapi dalam kondisi pandemi, hal itu bisa men­jadi alternatif masyarakat untuk berbagi dengan saudara di kam­pung melalui belanja di e-com­merce. [TIM]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.