Dark/Light Mode

Digelar Dengan Prokes Ketat

Sore Ini, Kemenag Gelar Sidang Isbat Awal Syawal 1442 H

Selasa, 11 Mei 2021 10:55 WIB
Ilustrasi pemantauan hilal dalam menentukan 1 Syawal. (Foto: Antara/Galih Pradipta)
Ilustrasi pemantauan hilal dalam menentukan 1 Syawal. (Foto: Antara/Galih Pradipta)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sore ini, Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat (penetapan) awal bulan Syawal 1442 H.

Sidang yang akan dipimpin langsung oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas itu, akan digelar dengan mengikuti protokol kesehatan. Sehingga, tidak semua perwakilan hadir secara fisik di kantor Kementerian Agama.

"Isbat awal Syawal digelar 11 Mei 2021 atau 29 Ramadan 1442 H secara daring dan luring," terang Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin, di Jakarta, Rabu (5/5).

Baca Juga : Disiplin Dan Waspada Hadapi Pandemi Covid, Ciri Orang Bertakwa

"Sesuai protokol kesehatan, undangan untuk menghadiri sidang dibatasi, hanya dihadiri Menag dan Wamenag, Majelis Ulama Indonesia, Komisi VIII DPR, serta sejumlah Dubes negara sahabat dan perwakilan ormas," sambungnya.

Panitia juga menyiapkan aplikasi pertemuan dalam jaringan (Zoom meeting), baik untuk peserta sidang maupun media. Sebab, peliputan juga akan dilakukan secara terbatas.

"Kemenag bekerja sama dengan TVRI untuk menjadi TV Pool. Media yang ingin menyiarkan sidang isbat awal Syawal, bisa berkoordinasi dengan TVRI," terang Kamaruddin.

Baca Juga : Modern Cikande Ditargetkan Jadi Klaster Industri Halal Terbesar

"Kami juga memanfaatkan medsos Kemenag untuk live streaming," sambungnya.

Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Agus Salim menambahkan, tahapan sidang isbat dilakukan sebagaimana awal Ramadan lalu.

Sesi pertama dimulai pukul 16.45 WIB, berupa pemaparan posisi hilal Awal Syawal 1442H oleh anggota Tim Unifikasi Kalender Hijriah Kemenag Cecep Nurwendaya.

Baca Juga : Tindak Tegas, Debt Collector Dan Leasing Yang Pakai Aksi Premanisme

Setelah Magrib, sidang Isbat dipimpin Menteri Agama, diawali dengan mendengarkan laporan data hisab dan hasil rukyatul hilal. Kemenag menjadwalkan akan melakukan rukyatul hilal pada 88 titik di seluruh Indonesia.

Untuk DKI Jakarta, rukyatul hilal akan dilaksanakan di Lantai 7 Gedung Kantor Wilayah Kementerian Agama DKI Jakarta,  Masjid Al-Musyariin Basmol Jakarta Barat, Pulau Karya Kepulauan Seribu, dan Masjid KH Hasyim Asy'ari Jakarta Barat.

"Hasil sidang isbat akan diumumkan Menteri Agama secara telekonferensi, serta disiarkan langsung oleh TVRI sebagai TV Pool dan live streaming medsos Kemenag," tutupnya. [HES]