Dewan Pers

Dark/Light Mode

2022, Empat Bendungan Baru Bakal Dibangun Di 3 Provinsi

Senin, 21 Juni 2021 21:10 WIB
Pembangunan bendungan terus dilakukan di sejumlah daerah.
Pembangunan bendungan terus dilakukan di sejumlah daerah.

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah akan  membangun 4 bendungan baru di 3 provinsi pada tahun 2022. Yaitu, Bendungan Kedung Langgar dan Cabean di Jawa Tengah, Bendungan Riam Kiwa di Kalimantan Selatan serta Bendungan Kolhua di Nusa Tenggara Timur (NTT)

Direktur Jenderal Sumber Daya Air (Dirjen SDA) Jarot Widyoko mengaku, mendapatkan alokasi pagu indikatif tahun 2022 sebesar Rp 41,04 triliun. Anggaran itu  terdiri dari Rp 38,58 triliun untuk ketahanan SDA dan Rp 2,45 triliun untuk dukungan manajemen. 

Berita Terkait : Sempat Mangkir, Ihsan Yunus Dan Hotma Sitompul Bakal Dihadirkan Di Sidang Bansos

“Sebesar Rp 11,35 triliun akan dialokasikan untuk melanjutkan 34 bendungan, pembangunan 4 bendungan baru, dan revitalisasi 3 danau prioritas,” ujar Jarot dikutip Senin (21/6).

Adapun rencana program prioritas Ditjen SDA tahun 2022 , di antaranya pada sektor irigasi dan rawa. Yaitu pembangunan jaringan irigasi seluas 5.000 hektar dan rehabilitasi jaringa irigasi seluas 100 ribu hektar dengan alokasi anggaran sebesar Rp 5,50 triliun. 

Berita Terkait : Jangan Umbar Data Diri Dan Aktivitas Di Sosmed

Ditjen SDA juga mengalokasikan Rp 2,03 triliun untuk penyediaan air baku melalui peningkatan kapasitas air baku sebesar 1,5 m3 per detik, pembuatan Akuifer Buatan Simpanan Air Hujan (ABSAH) di 550 lokasi dengan pola padat karya, pembangunan 8 embung pada daerah sulit air, dan pemanfaatan bendungan yang sudah selesai dibangun. 

Kemudian rencana pengendalian daya rusak dialokasikan dana Rp 7,32 triliun melalui pengendalian banjir sepanjang 60 km dan pengamanan pantai sepanjang 40 km, serta pembangunan 2 check dam pada Wilayah Sungai (WS) prioritas. 

Berita Terkait : BI Larang Penggunaan Uang Kripto Di Indonesia

Selain itu, Ditjen SDA  akan melakukan operasi dan pemeliharaan dengan rencana alokasi anggaran sebesar Rp 8,63 triliun, pengadaan lahan sebesar Rp 3,09 triliun, pengendalian Lumpur Sidoarjo sebesar Rp 270 miliar, serta dukungan manajemen sebesar Rp 2,84 triliun.

Ditjen SDA juga mengalokasikan anggaran sebesar RP 4,85 triliun untuk progam padat karya bidang sumber daya air. Program padat karya bidang sumber daya air tahun 2022 meliputi Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI), akuifer buatan simpanan air hujan (ABSAH), serta operasi dan pemeliharaan (OP) infrastruktur SDA. [MFA]