Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Erick Optimis, Sentra Vaksinasi BUMN Di Medan Bisa Bikin Sumut Tinggalkan Zona Merah
Sabtu, 26 Juni 2021 12:29 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sentra Vaksinasi Bersama BUMN yang mulai digelar di Medan, Sumatera Utara (Sumut) ditargetkan mampu mengubah status kota tersebut, dan wilayah Sumatera Utara menjadi zona yang lebih aman di tengah pandemi ini.
Saat ini, Medan dan beberapa ibu kota provinsi kembali berada di status zona merah, saat pandemi Covid-19 merebak lagi di Tanah Air.
Hal tersebut ditekankan Menteri BUMN Erick Thohir, saat meresmikan Sentra Vaksinasi Bersama BUMN untuk wilayah Sumatera Utara yang berpusat di Polonia, Medan, Sumatera Utara, Sabtu (26/6).
Peresmian Sentra Vaksinasi ke-7 yang sudah dilakukan Kementerian BUMN dan bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan, Pemerintah Daerah, serta Indonesia Healthcare Corporation (IHC), Holding Rumah Sakit tersebut dihadiri Wakil Gubernur Sumetara Utara, Musa Rajekshah.
Baca juga : tiket.com Resmikan Sentra Vaksinasi Perdana Bagi Peserta 18 Keatas
"Saya mengingatkan, pandemi ini belum berakhir. Saat ini, status zona merah muncul di berbagai kabupaten, dan juga ibukota provinsi. Meskipun upaya-upaya maksimal sudah dan terus dilakukan oleh pemerintah, namun harus mendapat dukungan dan partisipasi aktif dari masyarakat," papar Menteri BUMN Erick Thohir di Medan, Sumut, Sabtu (26/6).
"Saya ingin, Sentra Vaksinasi di Medan ini direspon positif warga Sumut, agar mau divaksin. Sehingga, kota ini berada di zona aman. Apalagi, sentra vaksin ini terbuka bagi siapa saja yang belum divaksin," imbuhnya.
Berdasarkan data dari covid19.sumutprov.go.id/, status kota Medan yang berpenduduk 2,43 juta orang atau 16,46 persen dari seluruh penduduk Sumut berada di zona merah dengan penambahan kasus di atas 30 orang setiap harinya.
Selain itu, cakupan persentase jumlah warga Sumut yang sudah menjalani vaksinasi masih rendah.
Baca juga : Erick: Ekonomi Digital Bikin Persaingan Makin Keras
Secara nasional, cakupan vaksin pertama di Sumut berada di peringkat 20 nasional dengan angka 40,23 persen. Sedangkan untuk vaksin kedua, baru 21,58 persen atau di posisi 23 nasional.
Sentra vaksinasi di Medan ini ditargetkan menyasar 5.000 orang per hari. Erick yakin, itu bisa dicapai. Karena semua orang dari berbagai kalangan, bisa divaksin di sini, demi mengejar percepatan.
"Saya minta, agar semua orang lebih disiplin dalam menjalankan 3 M. Semoga, usaha ini mendapat kemudahan dari Yang Kuasa, agar kita bisa melewati pandemi ini," tutur Erick.
Untuk melayani sentra vaksinasi di lokasi eks bandara tersebut, Kementerian BUMN menerjunkan 250 tenaga kesehatan, yang dikoordinir oleh RS Pertamina Pangkalan Brandan dan melibatkan pusat layanan kesehatan di kota Medan. Seperti Puskesmas Glugur Darat, Tegal Sari, Tuntungan, Simalingkar, dan Terjun.
Baca juga : Contoh Konkret Upaya Tembus Herd Immunity
Hingga saat ini, enam Sentra Vaksinasi Bersama BUMN yang sudah dilakukan Kementerian BUMN di DKI Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Banyumas mampu memvaksin 1,6 juta orang. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya