Dark/Light Mode

Di Surabaya, Suaranya Dimatikan

Sirine Ambulans Bikin Stres Warga

Jumat, 16 Juli 2021 07:30 WIB
Banner di pintu masuk Kelurahan Keputih. (Foto: Istimewa)
Banner di pintu masuk Kelurahan Keputih. (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Aspirasi ini sudah sampai ke Satgas Covid-19 Surabaya. Pihak Satgas mengaku sudah mensosialisasikan ke seluruh Rumah Sakit agar supir ambulansnya tidak membunyikan sirine setiap masuk perkampungan Keputih.

Bisakan ambulans bikin stres warga? Sosiolog Universitas Indonesia, Hamdi Muluk menilai, masalah sirine ambulans memang susah-susah gampang. Kondisi saat ini, di mana angka kematian yang tinggi, tentu bikin semua orang berada dalam kondisi yang tidak normal. Gampang stres. Termasuk bila mendengar bunyi ambulans.

Baca juga : PON Papua, Menpora Pastikan Semua Berjalan Sesuai Rencana

“Tapi, barangkali soal bunyi-bunyian ini kepentingannya, setahu saya, lebih diperlukan di jalan raya, ketika ambulans perlu diberi akses jalan, jangan dihalangi,” kata Guru Besar Psikologi UI ini, saat diminta pendapatnya, kemarin.

Dia menilai, tidak masalah kalau sirine ambulans dianggap meresahkan, maka suaranya dimatiin saat sampai ke pemukiman. Yang terpenting, warga jangan sampai lengah untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga : Door To Door, Polda Metro Jaya Salurkan Puluhan Ton Sembako Buat Warga

“Sebaiknya dibicarakan, dimusyawarahkan dengan mempertimbangkan kedua kepentingan: petugas ambulans dan ketenangan warga,” tandasnya.

Bukan hanya di Surabaya, ternyata banyak juga warganet yang mengaku mulai stres mendengar sirine ambulans yang lewat setiap saat. “Sedikit ngeri dan was-was mendengar sirine ambulan bolak balik,” tulis @patimelaa. “Stress banget ya komplek rumah deket banget jalan raya. Pagi-malem suka denger sirine ambulans hilir mudik,” cuit @YRachmania. “Menunggu sirine ambulans dilarang bunyi supaya nggak fearmongering,” timpal @audhinafh.

Baca juga : Wimbledon, Raja Dan Ratu Tembus 8 Besar

Namun, akun @bowbitj mengaku, sudah terbiasa mendengar sirine ambulans, meskipun awalnya takut. “Dulunya takut banget dengerin sirinenya ambulans, sekarang jadi kebiasaan banget,” ungkapnya. “Mendengar suara sirine ambulans hampir tiap hari udah jadi hal yang biasa...” timpal @heolsz.

Beda lagi dengan @gus_pramoe. “Tiap kali mendengar sirine ambulans, rasanya koq kayak tersayat ya...” cuitnya. “Alfaatihah, untuk setiap ambulans yang melintas, dan sirine yang terdengar kuping kita,” sahut @edyawaty. “Ngeri sekali, om. Di sini ambulan bolak balik, sirine tiap setengah jam, dan tiap hari speaker masjid mengumumkan warga yang meninggal,” kicau @ZAEffendy. [SAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.