Dark/Light Mode

Sinovac Datang Lagi Ke Tanah Air

Menko Airlangga Minta Publik Jangan Ragu Divaksin

Selasa, 27 Juli 2021 15:43 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Youtube)
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Youtube)

RM.id  Rakyat Merdeka - Hari ini Indonesia kedatangan lagi vaksin Covid-19 merek Sinovac sebanyak 21,2 juta dosis dalam bentuk bulk (bahan baku). Dengan demikian vaksin yang sudah diterima Indonesia sampai saat ini total sekitar 173,1 juta dosis.

Rinciannya, vaksin jadi Sinovac 3 juta dosis, Astra Zeneca 14,9 juta dosis, Sinopharm 6 juta dosis, dan Moderna 4,5 juta dosis. Jika ditambah kedatangan pada hari ini, total vaksin Sinovac dalam bentuk bulk sebanyak 144,7 juta.

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto meminta masyarakat tidak ragu menerima vaksin Covid-19. Kekebalan komunal alias herd immunity perlu dipercepat, mengingat penularan Covid-19 di Tanah Air terus bertambah.

Berita Terkait : Menko Airlangga: Penyaluran KUR Meningkat, Sinyal Ekonomi Pulih

Airlangga yang juga menjabat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menegaskan, vaksin yang disediakan pemerintah sudah melalui proses uji dan evaluasi. Ditegaskannya, sisi keamanan vaksin merupakan faktor utama yang diperhatikan pemerintah.

"Sebelum mengedarkan di masyarakat kami perhatikan faktor keamanan, mutu, khasiat atau efikasi. Ini berlaku untuk seluruh jenis vaksin yang masuk ke Indonesia," tutur Airlangga saat menyambut kedatangan vaksin Covid-19 Sinovac secara virtual, Selasa (27/8).

Vaksin yang disediakan Indonesia sudah melalui proses ketat lewat evaluasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Berita Terkait : Ribuan Lansia Hingga Pelajar Jalani Vaksin Covid -19 Di Jakarta Pusat

"Juga sudah ada rekomendasi ITAGI (Indonesia Technical Advisory Group on Immunization) dan para ahli lainnya," imbuhnya.

Selain dari BPOM dan ITAGI, vaksin yang beredar di Tanah Air juga dipastikan sudah mendapatkan rekomendasi dari para ulama lewat Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Airlangga pun berharap tidak ada lagi warga yang khawatir untuk menerima vaksin Covid-19. Masyarakat yang sehat tidak perlu takut menerima suntikan vaksin. Sementara yang memiliki komorbid atau penyakit bawaan, disarankan untuk berkonsultasi dulu dengan dokter yang menanganinya.

Berita Terkait : Pak Menkes, Tolong-tolong...

"Masyarakat tidak perlu ragu dan khawatir untuk menerima vaksin Covid-19," tegas Ketua Umum Partai Golkar itu.

Airlangga menerangkan, penyuntikan sudah dilakukan pada tenaga kesehatan, petugas publik dan penduduk lanjut usia. Saat ini proses vaksinasi juga telah menjangkau masyarakat umum dan rentan.

"Hingga 26 Juli 2021 telah dilakukan vaksinasi sebanyak 64,13 juta dosis atau suntikan, yang terdiri dari 45,5 juta dosis pertama dan 18,6 juta dosis kedua," tandasnya. [JAR]