Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Program B50 Dinilai Perkuat Swasembada Energi dan Tekan Impor BBM
- S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Investor Tetap Kuat
- Igor Tolic Ungkap Alasan Pilih Gabriel Mutombo Jadi Benteng Baru Persib
- Resmi, Lilipaly Berseragam Semen Padang FC
- Piala AFF 2026, Marc Klok Bidik Prestasi Bersama Timnas Indonesia
Sebelumnya
Ketua Institut Studi Transportasi Darmaningtyas mengatakan, penerapan logistik hijau tak bisa dilepaskan dari permasalahan sistem armada transportasi yang selama ini masih terjadi di Indonesia.
Baca juga : Edhy Tertunduk Lesu
Darmaningtyas menjelaskan, masalah kendaraan yang kelebihan dimensi dan muatan (over dimension over loading). Untuk itu, yang harus dilakukan pemerintah adalah menghapus maraknya kendaraan dengan dimensi dan muatan berlebih.
Baca juga : Mau PPKM Darurat Sukses, Kuncinya Disiplin Individu
Menurutnya, kalau ingin menuju ke konsep logistik hijau, tidak boleh ada kendaraan dengan muatan dan dimensi berlebih lagi di jalan-jalan di Indonesia.
Baca juga : Berantas Pungli, JICT Perkuat Sistem Digital
"Jelas sekali, truk-truk yang terindikasi kelebihan muatan dan dimensi tidak ramah lingkungan. Dengan keberatan beban, otomatis jalannya lambat sehingga mengeluarkan polusi dalam jangka waktu yang lama," ucapnya. [KPJ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya