Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Antisipasi Lonjakan Kasus
Pemerintah Siapkan 40.983 Tempat Tidur Pasien Corona Luar Jawa-Bali
Selasa, 24 Agustus 2021 12:09 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah terus mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19. Salah satunya dengan menyediakan tempat isolasi terpusat (isoter) sebanyak 40.983 tempat tidur di luar Pulau Jawa dan Bali.
Ketua Komite Penanganan Coronavirus Disease 2019 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto meminta, masyarakat yang masih melakukan isolasi mandiri di rumah untuk beralih pada isolasi terpusat terdekat. Pemerintah telah menyediakan tempat isolasi terpisah.
"Kami berusaha menjaga Bed Occupancy Rate di hilir. Terutama untuk isolasi terpusat di luar Jawa dan Bali," papar Airlangga dalam keterangan persnya secara virtual Senin (23/8) malam.
Baca juga : Diungkapkan BGS, Pemerintah Siapkan 3 Strategi Untuk Hidup Bareng Covid-19
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini menjelaskan, isolasi terpusat disediakan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada pasien Covid-19. Jangan sampai gejala semakin parah akibat melakukan isolasi mandiri.
Sebab itu para pasien positif Covid-19 disarankan untuk isolasi terpusat. Selain untuk mendapat pelayanan juga untuk menekan angka penularan. "Isolasi terpusat sudah banyak tersedia," cetusnya.
Dia menyebut saat ini, di luar Jawa Bali ada 40.983 tempat tidur dengan BOR sebesar 27 persen per 21 Agustus. Pemerintah juga menyediakan kapal penumpang milik PT Pelni untuk dijadikan tempat isolasi terpusat. Selain itu, pemerintah juga menyediakan kapal untuk isolasi terpusat bekerja sama dengan PT Pelni.
Baca juga : Lestari Desak Pemerintah Persiapkan Norma Baru Hidup Bareng Corona
Total tersedia 3.596 tempat tidur di isolasi terpusat tersebut, yang tersebar di 6 wilayah Indonesia. Saat ini, ada enam kapal yang telah disiapkan untuk isolasi terpusat tersebut yaitu KM Umsini di Makassar, Sulawesi Selatan. Lima kapal lain adalah KM TataMailau untuk wilayah Bitung dan Minahasa Utara, KM. Sirimau untuk wilayah Sorong, KM Tidar di Jayapura, KM Bukit Raya di Medan, dan KM Lawit di Lampung.
Kapasitas untuk KM. Sirimau sebanyak 449 pasien dan 11 tenaga kesehatan (nakes), dengan 460 tempat tidur. Kapasitas KM Bukit Raya adalah 450 pasien, 13 nakes, dan 463 tempat tidur. Kemudian KM Tatamailau untuk 448 pasien, 10 nakes, dan 458 tempat tidur. KM Lawit untuk 419 pasien, 18 nakes, dan 437 tempat tidur.
KM Umsini disediakan untuk 785 pasien, 64 nakes, dan 848 tempat tidur. Lalu KM Tidar untuk 873 pasien, 56 nakes, dan dilengkapi 929 tempat tidur.
Baca juga : Fokus Tangani Dampak Corona, Kurangi Anggaran Infrastruktur
"Dan di Jayapura KM Tidar dengan kapasitas 929 tempat tidur, yang terus akan disiapkan terus sampai PON," papar Menko Airlangga. [JAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya