Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Jokowi Minta Daerah Contek Rehabilitasi Mangrove Di Bali
Jumat, 8 Oktober 2021 15:17 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi meninjau penanaman mangrove di Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Bali, Jumat (8/10). Dia meminta, daerah lain mencontoh model rehabilitasi mangrove di Pulau Dewata.
Turut serta dalam peninjauan antara lain Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Gubernur Bali I Wayan Koster, dan pejabat terkait lainnya.
Baca juga : Realisasi Pembentukan Pertahanan Rakyat Semesta
"Yang ini akan terus kita lakukan di kawasan-kawasan pesisir untuk memulihkan, melestarikan kawasan hutan mangrove kita, dan juga untuk mengantisipasi dan memitigasi perubahan iklim dunia yang terus dan akan terjadi," ujar Jokowi.
Menurut Jokowi, Taman Hutan Raya Ngurah Rai telah dibangun sejak 2003. Dan tempat ini merupakan percontohan rehabilitasi ekosistem hutan mangrove yang memadukan pendidikan, edukasi, pariwisata, dan juga untuk penguatan ekonomi masyarakat.
Baca juga : Bakti Kominfo Bantu Disabilitas Melek Digital
Melalui penanaman mangrove, bisa melindungi pantai dari abrasi, juga bisa menghambat intrusi air dan memperbaiki kualitas lingkungan baik di lingkungan pesisir maupun habitat di pantai. Dia berharap akan ada peningkatan baik produksi ikan dan hasil laut lainnya.
"Utamanya kepiting yang cocok untuk mangrove ini dan yang paling akhir adalah bisa meningkatkan pendapatan masyarakat, dan ini juga nanti mungkin akan menjadi salah satu venue yang akan kita perlihatkan kepada pemimpin-pemimpin G-20 tahun depan," ujar Jokowi. [DIT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya