Dewan Pers

Dark/Light Mode

Sandiaga Dorong Museum Batik Danar Hadi Jadi Destinasi Wisata di Solo

Minggu, 10 Oktober 2021 17:08 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin (kedua dari kanan) melakukan kunjungan ke Museum Batik Danar Hadi ke Solo, Jawa Tengah, Sabtu (9/10)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin (kedua dari kanan) melakukan kunjungan ke Museum Batik Danar Hadi ke Solo, Jawa Tengah, Sabtu (9/10)

RM.id  Rakyat Merdeka - deMenteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mendorong Museum Batik Danar Hadi menjadi destinasi wisata utama di Kota Solo, Jawa Tengah. Dengan begitu, Sandiaga yakin, pemulihan kondisi ekonomi di Solo bisa dipercepat. Baik saat pandemi Covid-19 seperti saat ini maupun setelahnya.

"Kami ingin Museum Batik Danar Hadi menjadi tempat utama kunjungan wisatawan pasca-pandemi maupun di tengah-tengah pandemi dengan protokol kesehatan," kata Sandiaga dalam keterangan resminya, Minggu (10/10/).

Berita Terkait : Menpora Yakin Papua Bakal Jadi Provinsi Olahraga Di Indonesia

Tak hanya demi percepatan ekonomi, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu pun berharap pencanangan Museum Batik Danar Hadi sebagai objek wisata utama akan berpengaruh pada pelestarian batik lokal.

"Kami ingin selamatkan lapangan kerja sekaligus lestarikan batik. Karena kami melihat Museum Batik Danar Hadi bergantung pada alur wisatawan, dan Solo ini menjadi salah satu kota yang sangat mengandalkan pariwisata," ujarnya.

Berita Terkait : Sandiaga Ajak Anak Muda Bangun Usaha Di Wisata Desa Dieng

Dia menilai, Museum Batik Danar Hadi memiliki daya tarik tersendiri sebagai objek wisata. Mengingat di dalamnya terdapat warisan budaya yang sarat edukasi bagi pengunjung. "Saya sangat kagum dan ini merupakan pesan yang sangat mendalam, di mana kita bisa melihat wisata berbasis heritage. Mulai dari melihat batik kearifan lokal dan pelestariannya juga," ungkap dia. 

Agar operasional Museum Batik Danar Hadi tak mengganggu penanganan Corona, Mas Menteri, sapaan Sandiaga Uno, juga meminta pengelola untuk menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebagai sistem skrining terhadap pengunjung dan pegawainya. [UMM]