Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Ajak Pejabat Hati-Hati Keluarkan Kebijakan
SYL : Ibarat Daki, Jabatan dan Kekuasaan Pasti luntur
Minggu, 10 Oktober 2021 18:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Pertanian Syahrul Yasin limpo (Mentan SYL) ajak pejabat dan para pengambil kebijakan untuk hati-hati dalam mengambil keputusan.
SYL tegaskan ada dua hal kenapa para pengambil kebijakan di negeri ini berpikir dua kali jika melakukan kesalahan. Pertama, setiap orang pasti akan diminta pertanggunggjawabannya dihadapan Tuhan Yang Maha Esa. Kedua, SYL mengingatkan dalam setiap tingkah dan laku seorang pejabat harus berorentasikan pada pelayanan masyarakat.
Baca juga : Cekik Petani, Kelonggaran Kebijakan Cukai Dinanti
Bagi menteri dari Partai Nasdem ini, kekuasaan dan jabatan bukan sebatas simbol struktural dan kelembagaan. Untuk itu, jabatan harus digunakan untuk berbuat kebaikan dan membantu banyak orang secara sabar dan ikhlas.
"Bukan sebaliknya, jabatan dan kekuasaanmu hanya digunakan sebagai alat untuk berbuat sewenang-wenang. Lalu, menjerumuskan pada kenistaan dan keterhinaan," tegas SYL.
Baca juga : Pejabat Jangan Serahkan LHKPN Di Awal Dan Akhir Jabatan Saja
Eks Gubernur Sulawesi Selatan dua periode ini tegaskan, jabatan dan kekuasaan yang diberikan Tuhan merupakan amanah yang diberikan sebagai jalan membahagiakan rakyat. Ibarat daki, jabatan dan kekuasaan bisa luntur kapan saja dan dimana saja.
"Sekali lagi saya katakan, jangan lupa dan ini pasti! Suatu ketika, kamu akan dimintai pertanggungjawaban atas amanah itu. Konsekuensinya juga, sangat berat. Surga dan neraka adalah taruhannya," katanya.
Baca juga : Telkom Pastikan Kesiapan Jaringan Jelang Pembukaan PON Papua
SYL berharap semua orang yang diberi kesempatan memiliki tanggungjawab pada kekuasaan dan jabatan hendaknya mengingat diri akan dosa dan tanggung jawab. Berpikir fokus pada penyelesaian masalah kompleks dan berbuat untuk negara.
"Yang pasti jabatanmu itu harus menjadi berkah serta mampu menyelesaikan masalah kompleks bagi kehidupan. Terutama, dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Sebab kekuasaan dan jabatan yang alamiah, pasti memberikan berkah. Juga, bernilai amalan. Pintu-pintu langit pun akan terbuka. Bahkan, menepis petaka. Tuhanmu, tentu akan mengaturnya. Kepatuhanmu atas kebaikan dan kebenaran, akan berbuah pada masa depanmu. Juga, akhiratmu," tutup dia. [KAL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya