Dewan Pers

Dark/Light Mode

Cegah Lonjakan Corona

Satgas Minta Prokes Area Wisata Diawasi

Minggu, 31 Oktober 2021 09:47 WIB
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ganip Warsito (Foto: Setpres)
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ganip Warsito (Foto: Setpres)

RM.id  Rakyat Merdeka - Penurunan kasus Corona di Indonesia perlu diiringi dengan peningkatan protokol kesehatan (prokes). Satgas Penanganan Covid-19 mewaspadai terjadinya penularan di kawasan wisata. Area wisata dianggap sebagai tempat yang rawan penularan lantaran menyebabkan kerumunan.

“Saya minta prokes diperhatikan di tempat pariwisata. Prokes harus berjalan sesuai pedoman,” ujar Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ganip Warsito dalam keterangannya, kemarin.

Menurutnya, saat ini adalah waktu bagi pariwisata untuk bangkit dari keterpurukan akibat hantaman Covid-19. Tapi, bangkitnya pariwisata di era pandemi ini mesti diimbangi dengan kedisplinan masyarakat serta pengelola wisata. Jangan sampai momen kebangkitan wisata malah menjadi momen ledakan Covid-19.

Berita Terkait : Sekjen Kemnaker Minta Pejabat Fungsional Berinovasi

Untuk mencegahnya, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ini terus memelototi penerapan prokes di sektor pariwisata. Di antaranya, di Desa Wisata Pamegarsari yang berada di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dalam kunjungan tersebut, Ganip datang didampingi dua orang staf ahli Andi dan Etmon Fire. Kedatangan Ganip disambut Anggota DPR Adian Napitupulu.

Ganip berpesan kepada Kepala BNPB Kabupaten Bogor beserta jajaran, Danramil dan Kapolsek, juga relawan setempat. Ganip mengingatkan, saat ini mereka menjadi ujung tombak penegakan prokes Covid-19. “Bukan hanya di objek wisata juga di tempat berkumpulnya masyarakat seperti acara pernikahan maupun di acara-acara komunitas masyarakat,” tegas Ganip.

Satgas juga mengirimkan logistik berupa masker dan hand sanitizer ke tempat-tempat wisata tersebut. Kepada kepala Desa Pamegarsari, Ganip menyerahkan 5.000 masker, alat 5 unit thermo gun, hand sanitizer ukuran 100 ml, dan dua jerigen sanitizer ukuran 4 liter.

Berita Terkait : Serikat Karyawan Curhat Ke Mahfud, Minta Garuda Diselamatkan

Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Pamegarsari Dian Iskandar mengatakan, ada pelibatan Satgas Covid-19 desa dalam mengedukasi prokes. Pedagang pun juga dengan suka rela menjalankan protokol kesehatan di area wisata. “Tim Satgas Covid-19 desa salah satunya Karang Taruna, diturunkan untuk menegakkan prokes,” ucap Dian.

Kemudian para pedagang secara sukarela menyemprotkan disinfektan, mengimbau pengunjung agar memakai masker dan tetap berjaga jarak. Masyarakat yang ingin menikmati keindahan Situ Lebak Wangi diwajibkan patuh terhadap prokes.

Wilayah Desa Wisata Situ Lebak Wangi dipilih untuk dikunjungi karena menyita perhatian publik. Sejak awal bulan ini, banyak masyarakat terutama warga di sekitar Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi (Jabotabek) yang berkunjung ke Desa Pemagarsari, Kecamatan Parung, Bogor, Jawa Barat. [JAR]