Dewan Pers

Dark/Light Mode

Lahirkan Inovasi, Dua Bupati Ini Diganjar Penghargaan Dari Plt Gubernur Sulsel

Kamis, 11 Nopember 2021 15:43 WIB
Forum Inspirasi Sulawesi Selatan yang mengusung tema Peningkatan Pelayanan Publik untuk Sulawesi Selatan yang Melayani, Inovatif dan Berkarakter, di Claro Makassar, Kamis (11/11). (Foto: Zoom)
Forum Inspirasi Sulawesi Selatan yang mengusung tema Peningkatan Pelayanan Publik untuk Sulawesi Selatan yang Melayani, Inovatif dan Berkarakter, di Claro Makassar, Kamis (11/11). (Foto: Zoom)

RM.id  Rakyat Merdeka - Plt Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengapresiasi dan memberikan penghargaan inovasi kepada Bupati Bantaeng Ilham Azikin dan Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau.

Soalnya, keduanya berhasil melahirkan dan melaksanakan inovasi-inovasi yang berdampak pada peningkatan kualitas layanan dasar dan model pengumpulan aspirasi masyarakat.

Penyerahan penghargaan dilakukan dalam acara Forum Inspirasi Sulawesi Selatan yang mengusung tema "Peningkatan Pelayanan Publik untuk Sulawesi Selatan yang Melayani, Inovatif dan Berkarakter", di Claro Makassar, Kamis (11/11).

"Tantangan pembangunan di Sulawesi Selatan adalah memastikan masyarakat miskin dan rentan memiliki akses kepada layanan dasar khususnya pendidikan, kesehatan dan layanan administrasi kependudukan," ujar Andi Sudirman.

Berita Terkait : Peduli Lingkungan, Kilang Pertamina Sabet Penghargaan Gubernur Sumsel

Selain itu, lanjutnya, Pemprov Sulsel juga perlu memastikan keterlibatan masyarakat miskin dan rentan seperti perempuan, penyandang disabilitas, anak dan kelompok marginal lainnya untuk terlibat dalam proses perencanaan dan penganggara.

"Sehingga pembangunan daerah bisa semakin responsif, inklusif, akuntabel dan transparan serta menjawab kebutuhan masyarakat," sambungnya.

Diketahui, Forum Inspirasi Sulawesi Selatan imemaparkan inovasi-inovasi yang telah berhasil diimplementasikan di Kabupaten Bantaeng dan Pangkep.

Berbagai inovasi itu berfokus pada peningkatan kualitas layanan dasar dan penyediaan forum dan sarana untuk mengumpulkan aspirasi masyarakat bagi pembangunan desa yang lebih responsif dan inklusif.

Berita Terkait : Lengkapi Berkas Perkara, KPK Perpanjang Penahanan Dodi Reza Alex Noerdin

Inovasi-inovasi yang telah teruji adalah layanan Pendidikan "Kelas Perahu" yang telah membantu Pemerintah Kabupaten Pangkep mengurangi jumlah anak nelayan putus sekolah dari 2,25 persen di tahun ajaran 2016-2017 menjadi di bawah 1 persen di tahun 2020, serta inovasi "Perahu Sehat Pulau Bahagia" atau PSPB.

Inovasi ini mempermudah akses masyarakat pulau di Kabupaten Pangkep dalam mendapatkan pelayanan kesehatan dasar berkualitas.

Sedangkan di Kabupaten Bantaeng, inovasi "Layanan Adminduk Berbasis Kewenangan Desa" atau LABKD telah membantu masyarakat desa/kelurahan khususnya kelompok lansia, penyandang disabilitas dan masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil, untuk memiliki dokumen kependudukan dan mendukung visi "Adminduk Baik, Bantaeng Baik".

Selain itu, inovasi "Posko Aspirasi" telah membantu penguatan kapasitas Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam menjalankan peran dan fungsinya untuk menggali aspirasi dan pengaduan masyarakat. Juga, mendorong akuntabilitas sosial di desa.

Berita Terkait : Disaksikan Jokowi, Bahlil Teken MoU Dengan Perusahaan AS Di Dubai

"Seluruh inovasi ini merupakan hasil kolaborasi Pemprov Sulawesi Selatan dengan Program KOMPAK (Kolaborasi Masyarakat Pelayanan untuk kesejahteraan) yang merupakan kemitraan Pemerintah Indonesia dan Australia," terang Andi Sudirman. 
 Selanjutnya